Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pjs Gubernur Kepri Minta Bupati dan Wali Kota di Kepri Fokus Tangani COVID-19

Pjs gubernur Kepri Bahtiar.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang-Tim gugus tugas penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau melaporkan, data terakhir jumlah korban meninggal dunia akibat terpapar COVID-19 sebanyak 88 orang.

Angka tersebut berpotensi terus meningkat seiring dengan bertambahnya pasien terkonfirmasi positif COVID-19 akibat minimnya sarana prasarana kesehatan serta kesadaran masyarakat mencegah penularan COVID-19.

Atas kondisi ini, Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin meminta kepada seluruh bupati dan walikota di Kepri, agar fokus dan bertindak cepat mengatasi permasalahan COVID-19 ini.

“Jumlah pasien yang meninggal dunia terus bertambah. Tentu saja kondisi ini sangat mengkhawatirkan,”ujarnya di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Minggu (25/10/2020).

Maka dari itu, lanjut Bahtiar, untuk mengurangi resiko kematian COVID-19 yang terus berjatuhan, dirinya meminta Bupati dan Walikota se-Kepri segera melengkapi sarana dan prasarana berupa, alat bantu pernapasan dan ventilator di fasilitas kesehatan dan rumah sakit.

Menurutnya, pengetahuan tentang COVID-19 sedikit banyak sudah diketahui bersama. Dimana, virus tersebut menyerang paru-paru sebagai bagian utamanya. Maka dari itu, perlu mendapat perhatian utama soal ini.

“Sebagian besar saya lihat di rumah sakit di Kepri, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta, sangat terbatas alat pernapasan dan ventilator. Sehingga, membuat pasien COVID-19 tak terlayani dengan maksimal. Padahal, alat bantu pernapasan dan ventilator adalah alat penolong utama bagi pasien COVId-19 yang bergejala,”terang Bahtiar.

Oleh karena itu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umun Kemendagri ini mengajak, mulai dari Pemprov Kepri dan kabupaten/kota segera mengadakan alat tersebut secepatnya pada APBD 2021 mendatang.

Anggaplah APBD 2021 masih skenario terburuk menghadapi pandemi COVID-19. Maka, susunlah alokasi anggaran dengan memprioritaskan pada kesehatan, pencegahan dan penanganan COVID-19.

“Jangan ditunda lagi, dan bertindaklah cepat karena situasi saat ini cukup mengkhawatirkan. Maka seluruh sarana dan prasarana seluruh peralatan kesehatan kita dorong ke APBD 2021,”tegasnya.

Penulis:Ismail

Comments
Loading...