Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Gelapkan Kas Masjid Sultan, Zulkarnain Diponis 1 Tahun Penjara 

Sidang Putusan Perkara Penggelapan Kas Masjid Sultan Penyengat secara Online di PN Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Terbukti gelapkan uang kas Masjid Sultan Riau Penyengat Rp.617.235.000,- Terdakwa Zulkarnain Bin Abdul Gafur hanya diponis 1 tahun Penjara.

Putusan dijatuhkan ketua majelis hakim M.Djauhar Setyadi, didampingi Hakim anggota Awani Setiyowati dan Sacral Ritonga di PN Tanjungpinang Senin (26/10/2020).

Dalam putusannya, Ketua majelis hakim M.Djauhar Setyadi, menyatakan terdakwa Zulkarnain terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan uang kas masjid Sultan Riau Penyengat secara berlanjut sejak Januari 2015 s/d Mei 2019, sebagaimana dakwaan tunggal Jaksa Penuntut Umum melanggar pasal 374 Jo Pasal 64 KUHP.

“Menjatuhkan pidana penjara pada terdakwa selama 1 tahun. Menetapkan masa penahanan yang dijalani terdakwa sejak penangkapan dikurangkan,”ujar M.Djauhar.

Putusan ini lebih ringan 4 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Mona Amalia SH, yang sebelumnya menuntut Terdakwa 1 tahun dan 4 bulan.

Atas putusan tersebut terdakwa Zulkarnain menyatakan menerima, demikian juga Jaksa Penuntut Umum.

Usai membacakan putusan, Hakim M.Djauhar juga menyatakan, kalau yang disidangkan saat itu adalah kasus Pidana yang dilakukan terdakwa,sedangkan mengenai utang dana Kas Masjid Sultan Riau Penyengat yang digunakannya merupakan hukum perdata.

“Jadi yang disingkam ini adalah hukum pidananya, dan Hukum perdatanya tidak terus hapus,”ujarnya.

Majelis Hakim lanjut M.Djauhar juga mempertimbangkan itikad baik tersakwa yang telah mengembalikan dana kas masjid sebagian. Dan sisanya merupakan urusan terdakwa dengan pengurus masjid untuk mengembalikan.

Sebelumnya, terdakwa Zulkarnain yang merupakan mantan bendahara masjid Sultan Riau Penyengat, didakwa menggelapkan uang kas Masjid Raya Sultan Riau Penyengat Rp.617.235.000,-.

Saat diperiksa, terdakwa juga mengakunya dan menyatakan berusaha membayar dengan menjaminkan sertifikat tanah dan rumahnya kepada Pengurus Masjid sebagai boroh untuk membayar dana masjid yang digelapkanya.

Selain itu, Terdakwa dan keluarga, juga menyerahkan uang Rp 82 juta sebagai pengganti kepada pengurus masjid. Diantaranya sertifikat tanah dan rumah, jika di tafsirkan senilai Rp 293 juta dan uang senilai Rp 82 juta.

Diketahui bahwa dari dakwaan JPU, total uang Kas Masjid Raya Sultan Riau yang sudah terdakwa pergunakan untuk kepentingan pribadi terdakwa sejak bulan Januari tahun 2015 s/d bulan Mei tahun 2019 adalah sebesar Rp.617.235.000.

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...