Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pungli Bantuan Bencana COVID-19 Untuk Pesantren, Dua Oknum Mahasiswa Ditangkap Polres Bintan

Kasatreskrim Polres Bintan AKP Agus Hasanuddin.

PRESMEDIA.ID, Bintan- Diduga lakukan pungutan liar (Pungli) bantuan bencana COVID-19 untuk Operasional Pesantren dari Kementerian Agama (Kemenag), dua oknum mahasiswa Bintan dan Tanjungpinang Pa (23) dan De (23) diringkus Tim Saber Pungli Polres Bintan.

Ke dua oknum pemuda itu diamankan saat meminta dan mengumpulkan dana pungli dari sejumlah pimpinan Tempat Pengajian Al’quran di Kecamatan Sri Kuala Lobam, Minggu (25/10/2020).

Kasat Reskrim Polres Bintan AKP.Agus Hasanuddin, mengatakan ke 2 pemuda itu diringkus saat melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap Bantuan Operasional Pesantren (BOP) Pendidikan Keagamaan Islam di masa pandemi covid-19.

“Setiap TPQ mendapatkan bantuan dana Rp 10 juta. Lalu kedua pemuda ini memanfaatkan momen itu untuk minta biaya operasional kepada TPQ yang telah menerima Dana BOP tersebut. Sehingga keduanya kita amankan,”ujar Agus, Senin (26/10/2020).

Awalnya, kata Agus, pihaknya mendapatkan laporan dari informan bahwa ada 21 TPQ di Kabupaten Bintan menerima BOP dari Kemenag RI. Dana itu dicairkan melalui Rekening BNI yang masing-masing TPQ mendapatkan Rp 10 juta.

Lalu Minggu (25/10/2020), kedua pemuda yang mengaku sebagai mahasiswa pengurus BOP dari Kemenag RI menghubungi para kepala TPQ yang ada di Kecamatan Seri Kuala Lobam untuk berkumpul di TPQ Siratul Jannah Tanjung Permai, Jalan Garuda V Blok A Nomor 130, Kelurahan Tanjung Permai.

Tujuan pengumpulan kepala TPQ itu adalah untuk Laporan Pertanggungjawaban (LPj) terhadap penggunaan anggaran yang sudah dicairkan oleh setiap Kepala TPQ di Kecamatan Seri Kuala Lobam sekaligus mengumpulkan potongan dana 30 persen dari besaran BOP yang diterima sebesar Rp 10 juta. Modus potongan itu untuk biaya operasional pencarian kepengurusan kepeada Kementerian RI.

“Jadi ada 8 Kepala TPQ yang sudah menyetor kepada kedua pemuda. Masing-masing setor Rp 3 juta jadi terkumpul Rp 24 juta,” jelasnya.

Setelah menerima uang tunai Rp 24 juta yang terbagi dalam 8 amplop masing-masing berisikan Rp 3 juta. Kedua pemuda langsung menyusunnya dan memasukan uang tersebut ke dalam tas hitam.

Setelah itu anggota kepolisian datang dan langsung mengamankan keduanya di TPQ Siratul Jannah Tanjung Permai tersebut. Lalu keduanya digelandang ke Mapolres Bintan untuk menjalani pemeriksaan.

“Keduanya dijerat dengan Pasal 368 Jo 55 Ayat 1 ke 1 KUHP atau 378 Ko 55 Ayat 1 ke 1,”sebutnya.

Selain kedua pemuda, pihaknya juga mengamankan uang Rp 24 juta pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Kemudian 2 unit Hp merk iPhone 6+ warna dan Hp merk Picophone biru dongker, 2 rangkap SPJ dan 1 rangkap list penetapan penerima BOP TPQ dan 1 stabilo warna hijau metalik.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...