Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Penuhi Panggilan Polisi, Anggota Dewan Tersangka Dugaan Gelar Palsu Bawa 2 Pengacara ke Polres

Anggota DPRD Tanjungpinang, Rini Pratiwi dan 2 Pengacaranya mendatangi Satreskrim Polres Tanjungpinang untuk diperiksa Sebagai tersangka dugaan gelar palsu.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Penuhi panggilan Polisi, anggota Dewan tersangka dugaan gelar Palsu, Rini Pratiwi membawa 2 pengacara mendampinginya.

Dengan mengenakan busana muslim bercorak batik dan Hijab Kuning, Rini Pratiwi dan pengacaranya tiba sekitar pukul 09.50 WIB. di Satreskrim Polres Tanjungpinang Jumat (30/10/2020).

Pantauan Polres Tanjungpinang, Rini langsung bergegas masuk keruang penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang didampingi 2 orang pengacaranya dari Batam.

Saat ditemui wartawan, Rini enggan berkomentar banyak dan mengaku akan mengikuti proses hukum dan menghormati proses hukum yang berlaku.

“Doakan saja semoga lancar,”katanya.

Saat sejumlah awak media mengkonfirmasi lagi terkait kasus pengunaan gelar Palsu yang disangkakan padanya, Rini enggan membeberkan.

“Oh itu nanti saja, kita ikuti proses hukum hari ini,”singkatnya.

Sementara kuasa hukumnya Muhammad Ridwan mengatakan, kliennya datang ke Satreskrim Polres Tanjungpinang itu, untuk memenuhi panggilan penyidik.

“Hari ini ada pemeriksaan klien kami, yang pertama sebelumnya tidak dapat hadir dan ini panggilan yang kedua. Jadi kita tunggu hasil pemeriksaan klien kami,” Ridwan, Jumaat(30/10/2020).

Sebelumnya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang menetapkan Rini Pratiwi sebagai tersangka dugaan pengunaan gelar palsu. Politis PKB kota Tanjungpinang itu ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menggunakan gelar yang tidak sesuai dengan gelar yang diberikan perguruan tinggi.

Gelar yang digunakanya itu adalah Master Managemen (MM), dan sebelumnya gelar yang diperolehnya adalah M.M.Pd yang dikeluarkan universitasnya.

Tersangka Rini dijerat dengan pasal 68 ayat 3 nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dengan ancaman dibawah 4 tahun penjara.

Penulis:Roland

Comments
Loading...