Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Premium dan Petralite Habis, Warga Anteri Panjang, SPBU Mengaku Hanya Jual Pertamax

Sebuah Plang Pemberitahuan di SPBU di Km 7 Tanjungpinang yang mengaku sudah tidak menjual BBM Pertalite dan Premiun lagi.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Bahan Bakar Premium dan Pertalit di sejumlah Satasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Tanjungpinang dalam satu minggu terakhir habis.

Akibatnya, antrian panjang kendaraan bermotor, mengular di sejumlah SPBU. Hal itu terlihat di SPBU Sei Carang, Jalan WR Supratman dan SPBU Km 7 Kota Tanjungpinang.

Ratusan meter pengendara roda dua dan empat mengantri untuk mengisi bahan bakar BBM di SPBU itu Senin (2/11/2020).

Sejumlah pengendara motor dan Mobil mengatakan, pihaknya harus rela menganteri berjam-jam untuk mendapatkan BBM Premium di SPBU itu, karena sejumlah SPBU lainya di Tanjungpinang sudah tidak menjual BBM Premium lagi.

“Mau tak mau, untuk mendapatkan BBM Premium harus anteri berjam-jam,”ujar Ucok salah seorang pengedara motor.

Mengenai penyebab, warga senditi mengkau tidak mengetahui, mengapa sejumlah SPBU di Tanjungpinang itu tidak menjual BBM jenis Premium.

Ditempat yang sama, Pengawas SPBU Sei Carang Dwi Hartanto membantah adanya kelangkaan BBM jenis premium di SPBU-nya. Antrian panjang katanya, disebabkan karena sejumlah SPBU di Tanjungpinang sudah tidak lagi menjual BBM jenis Premium.

“Untuk di SPBU ini Premium hari ini masuk 8 ton, SPBU lain sudah tidak menjual, Makanya semua berkumpul disini, sehingga anterianya panjang,”kata Dwi Hartanto.

Sementara itu, Pengawas SPBU Kilometer 7 Tanjungpinang Sembiring mengaku, SPBU tempatnya bekerja sudah tidak menjual BBM premium karena ingin menambah tangki.

“Disini kita kurang tengki, jadi Premium kita tidak jual, kita ganti dengan Pertamax,”singkatnya

Pejabat Sementara (Pjs) Humas PT.Pertamina unit kerja cabang Tanjung Uban, Yanto yang berusaha dikonfrimasi dengan kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Premium di Tanjungpinang dan Bintan ini, belum memberi jawaban. Upaya konfirmasi ke Humas Pertamina daerah Kerja Kepri ini  masih terus dilakukan.

Penulis:Roland

Comments
Loading...