Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Diganjar Sanksi Ringan Langgar Netralitas ASN, Yuzed Mengaku Kapok

Sekda Kepri TS.Arif Fadillah.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Kepala Dinas Pemuda dan Olah raga (Dispora) Provinsi Kepulauan Riau, Yuzet diganjar sanksi ringan atas pelanggaran etik netralitas ASN di Pilkada Kepri.

Saksi dijatuhkan Pjs Gubernur Kepri, sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) provinsi Kepri, pada mantan Kepala BP2D Kabupaten Bintan itu, melalui penandatanganan surat pernyataan secara tertulis diatas materi, yang menyatakan tidak akan mengulanginya lagi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah, mengatakan saksi ringan peringatan tertulis kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga provinsi Kepri itu, dilakukan atas rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) kepada Pjs Gubernur Kepri atas pelanggaran kode etik ASN yang dilakukan.

“Sanksi atas pelanggaran kode etik ASN kepada yang bersangkutan, sebagaimana rekomendasikan KASN, telah kami laksanakan dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi,”kata TS.Arif Fadillah pada wartawan di Tanjungpinang Senin (2/11/2020).

Arif mengatakan, sanksi ringan ini, sama sekali tidak mempengaruhi status jabatan yang bersangkutan saat ini. Namun apa bila dikemudiaan hari kembali melakukan kesalahan, maka yang bersangkutan akan disanksi lebih berat.

“Tidak ada pengaruh, yang penting yang bersangkutan sudah berjanji tidak akan mengulangi,”tuturnya.

Arif juga mengatakan, selain Yuzed, juga ada sejumlah ASN di 3 pemerintahan Kabupaten/kota di Kepri yang dilaporkan pengawas pelaksana Pemilu ke KASN atas dugaan tidak netral dalam pelaksanaan Pilkada 2020.

“Ketiganya ada ASN Pemprov Kepri, namun yang bersangkutan saat kejadian itu adalah ASN di Kabupaten Bintan, Kemudian ASN Lingga dan ASN Batam,” terang Arif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprov Kepri Yuzet mengakui bahwa dirinya sudah menerima sanski dari KASN tersebut dengan membuat pernyataan di atas materai.

“Saya sudah di panggil Gubernur dan Sekda terkait permasalahan yang saya hadapi dan sanski itu. Saya juga sudah menandatangani surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi lagi, saya kapoklah,”katanya

Untuk diketahui, sebelumnya Bawaslu Kabupaten Bintan menetapkan Kadispora Provinsi Kepri Yuzet melakukan pelanggaran netralitas ASN pada Kamis (17/9/2020) lalu.

Mantan Kepala Dinas Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (DP2RD) Kabupaten Bintan itu dinilai tidak netral, karena hadir dalam kegiatan bapaslon Apri Sujadi-Robby Kurniawan di Pendopo Wacopek, Bintan Timur, pada Kamis (3/9/2020) lalu. Atas temuan itu, selanjutnya Yuzed dilaprikan Bawaslu Bintan ke KASN pusat.

Penulis:Ismail 

Comments
Loading...