Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pemprov Kepri Kerjasama Empat Pemerintahan Kekuatan Ekonomi Dengan Malaysia

Pertemuan Tim Teknis dan Persidangan ke-18, Tingkat Kepulauan Riau- Riau-Peringkat Negeri Johor-Malaka Tahun 2019.

RESMEDIA.ID,Batam- Pemerintah Provinsi Kepri mengatakan, pertemuan teknis empat pemerintahan dalam bentuk Kelompok Kerja/Jawatan Kuasa Kerja Sosial-Ekonomi Malaysia-Indonesia, diharapkan akan bisa makin mengerucut menjadi kesepakatan nyata untuk menghasilkan empat kekuataan ekonomi, kekuatan pertahanan dan kekuatan sosial budaya.

Harapan itu disampaikan Isdianto dalam sambutannya yang dibacakan Asisten 2 Ekonomi Pembangunan Setda Pemprov Kepri, H.Syamsul Bahrum dalam acara Pertemuan Tim Teknis dan Persidangan ke-18, Tingkat Kepulauan Riau/Riau-Peringkat Negeri Johor/Malaka Tahun 2019, Senin (2/9/2019) di Hotel Ibis,Batam.

Isdianto menyebutkan, hubungan suatu bangsa hanya dibagi dua, yakni persaingan atau kerjasama. Dan Indonesia dengan Malaysia memilih bekerjasama, mulai dari bidang Ekonomi, perdagangan, pertahanan, sosial dan budaya, kekuatan ini, akan menjadi kekuatan baru di dunia.

“Pada hari ini bertemu empat pemerintahan, yakni Provinsi Kepri, Provinsi Riau, Johor, dan Malaka. Pertemuan ini untuk membangun kerjasama antar keempat pemerintahan untuk menjadi empat kekuatan ekonomi yang berbasis di dua negara, Indonesia & Malaysia. Kami berharap dengan kerjasama ini kedua negara bisa bahu-membahu dalam memajukan bidang-bidang yang menjadi sasaran utama,”ujar Isdianto.

Suatu bangsa lanjut Isdianto, selalu berbatasan dengan negara lain, Maka dari itu, bagi Privinsi Kepri membangun Pos perbatasan dengan Malaysia menjadi hal utama. Dan pembangunan Pos perbatasan yang sama diharapkan menjadi prioritas juga bagi Malaysia sehingga semakin memudahkan pembangunan kekuatan pertahanan/keamanan, ekonomi/perdagangan dan sosial budaya.

Ketua Kelompok Kerja Sosekda Malindo Provinsi Kepri, H.Naharuddin dalam pertemuan itu juga mengatakan dalam 18 kali pertemuan yang telah dilaksanakan, sudah banyak dibicarakan dan disepakti baik di bidang perbatasan pertahanan keamanan, ekonomi perdagangan dan sosial budaya. Demikian juga dalam bidang keselamatan dan pengurusan sempadan/perbatasan.

“Melalaui pertemuan lanjutan itu, Pemerintah Kepri juga berharap, bisa menjalankan program kerja yang telah disepakati bersama dengan semangat kebersamaan sehingga pertemuan ke-18 ini semakin menghasilkan kerja nyata dan bermanfaat bagi masing-masing daerah,”ujarnya.

Naharudin juga mengatakan, Pertemuan sosek Malindo itu kedepannya juga akan terus semakin banyak menghasilkan kerjasama di berbagai bidang, khususnya bidang sosial budaya, ekonomi perdagangan, perhubungan serta bidang keselamatan, keamanan dan pengurusan sempadan/perbatasan.

“Kami juga berharap pertemuan ini tidak sebatas pertemuan saja tetapi bisa direalisasikan secara nyata dan bersentuhan langsung ke masyarakat sesuai dengan tujuan kita bersama, yakni menjadikan masyarakat perbatasan sejahtera,”ujar Naharuddin.

Ketua Jawatan Kuasa Kerja Sosek Malindo, Malaka, Datok Sahla Binti Shaleh mengungkapkan bahwa hubungan Malaka-Indonesia sudah berlangsung ribuan tahun lalu. Pertemuan saat ini untuk bersilahturrahmi dan semakin memperkuat komitmen untuk bekerjasama dalam.bidang-bidang yang telah dibicarakan, yakni bidang keamanan, perbatasan, perhubungan, ekonomi/perdagangan, sempadan/perbatasan dan keselamatan kerja.

“Selain bidang soaial budaya, ekonomi perdagangan perhubungan sepadan dan keselamatan, kami berharap kerjasama ini juga sebagai promosi produk-produk unggulan daerah masing-masing,”ujar Sahlah.

Sahlah juga menekankan bahwa delegasi ini menjadi penanggungjawab untuk keberlangsungan hubungan antar negara tersebut. Pada kesempatan itu juga hadir Ketua Kelompok Kerja Sosek Malindo Provinsi Riau M.Firdaus, Ketua Jawatan Kuasa Kerja Sosek Malindo Negeri Johor Datok H.Badrul Hisham Bin Kasim beserta delegasi sosek Malindo kedua negara. (Presmed)

Comments
Loading...