Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Disidang Minggu Depan, PN Tanjungpinang Tunjuk 5 Hakim Periksa 12 Tersangka Korupsi Tambang

Humas PN Tanjungpinang Eduard P Sihaloho SH.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi Tanjungpinang, akan menyidangkan 12 Tersangka Korupsi Izin Usaha Pertambangan-Operasi Produksi (IUP-OP) Tambang Bauksit pada Juma’at (13/11/2020) mendatang.

Humas PN Tanjungpinang, Eduard P Sihaloho S.H, mengatakan ke 10 berkas perkara 12 tersangka Korupsi tambangan itu, saat ini telah teregister dengan nomor perkara 11/Pid.Sus-TPK/2020 PN Tpg sampai dengan nomor 20/Pid.Sus-TPK/2020 PN Tpg di PN Tanjungpinang.

“Jadwal sidang pertamanya itetapakan Jumat pekan depan,”kata Eduard, Jumat (6/11/2020).

Ketua PN Tanjungpinang lanjut Eduard, juga telah menunjuk 5 Hakim dalam satu Majelis yang akan memeriksa dan menyidangkan ke 12 tersangka korupsi tersebut.

Ke 5 hakim yang ditetapkan memeriksa 10 berkas perkara korupsi tambang itu adalah, Guntur Kurniawan SH sebagai hakim Ketua, didampingi 4 orang hakim anggota, masing-masing Corpoiner SH, Suherman SH, Weninanda SH dan Albiferri SH, serta dibantu 2 Panitera pengganti, L.Siregar dan Nor Asikin.

Pembentukan 5 hakim dalam satu majelis yang akan memeriksa 10 berkas perkara ini, merupakan hal pertama di PN Tipikor Tanjungpinang, karena sebelumnya, pada beberapa sidang perkara korupsi hanya 3 majelis hakim yang menyidangkan perkara.

Sebelumnya 10 berkas perkara 12 tersangka Korupsi IUP-OP Tambang Bouksit Kepri, telah dilimpahakan Kejaksaan Tinggi Kepri melalui Kejaksaan negeri ke PN Tipikor Tanjungpinang.

Ke 10 berkas perkara 12 Tersangka itu adalah, tersangka Dr Amjon M.PD (50) mantan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau 2018-2019, Tersangka Azman Taufik (60) mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Provinsi Kepulauan Riau.

Selanjutnya, tersangka Wahyu Budi Wiyono (46) Direktur CV Buana Sinar Khatulistiwa, Tersangka Harry E Malonda (66) Ketua Koperasi Haluan Kelompok Tambang Rakyat Cabang Bintan, Tersangka Sugen (51) Wakil Ketua Koperasi Haluan Kelompok Tambang Rakyat, Tersangka Eddy Rasmadi (47) Direktur CV Gemilang Mandiri Sukse, Tersangka M.Achma (43) Direktur PT Cahaya Tauhid Alam Lestari, Tersangka Jalil (51) Mitra BUMDES Maritim Jaya Desa Air Glubi

Kemudian ada juga tersangka Junedi (46) Persero Komenditer CV Dwi Karya Mandiri, Tersangka M.Adrian Alami (41) Kepala Cabang Persero PT.Tan Maju Bersama Sukses di Tanjungpinang, Arif Rate dan Bobby Stya Kifana, juga merupakan Perseroan dan Perseroan Komanditer

Ke 12 tersangka korupsi Tambang bouksit ini, disangka melakukan Korupsi dengan niat buruk, memalsukan pengurusan Izin tambang bauksit, yang seolah ingin membangun sesuatu ditempat yang ada sumber daya mineralnya (Bauksit).

Setelah mengeruk material bouksit disejumlah tempat, ternyata operasional investasi usaha masing-masing tersangka adalah “Bohong”, hingga mengakibatakan kerugian negara mencapai Rp.32.4 Milliar.

Atas perbutanya, ke 12 Tersangka dijerat dengan pasal 2 jo pasal 18 jo pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 sebagai mana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak Pidana Koripsi, jo pasal 55 KUHP.

Penulis:Roland/Redaksi 

Comments
Loading...