Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Mendagri Dorong Praja IPDN Kuliah di LN dan Jadi Agent of Change Pemerintahan

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

PRESMEDIA.ID, Jakarta- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendorog mahasiswa Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kuliah di Luar Negeri (LN) dan menjadi Agent of Change dalam pemerintahan.

Hal dikatakan Tito saat menhadiri kuliah umum civitas akademika IPDN di Kampus IPDN Jatinangor,Sabtu,(7/11/2020).

Mendagri mengungkapkan, harus terjadi perubahan mental (Revolusi mental) dalam konteks pemerintahan di tubuh IPDN, sebagaimana yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Salah satunya, hal itu dilakukan dengan memberikan kesempatan dan beasiswa kepada lulusan IPDN terbaik untuk berekolah di luar negeri, pada lembaga pendidikan internasional seperti di Inggris, Amerika, Jepang, Singapura, dan Australia, agar memiliki knowledge dan kemampuan akademis yang lebih baik.

“Mimpi saya, adik-adik bisa sekolah di sana sebagian dan setelah itu kembali ke tanah air membentuk network sendiri di Indonesia dan menjadi Agent of Change untuk merubah lulusan IPDN yang lainnya. Selanjutnya merubah mentalitas birokrasi para birokrat yang lain, agar memiliki cara pikir (Mindset), kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit,”ujarnya.

Mendagri juga menginginkan, agar IPDN tidak hanya terkenal di Indonesia saja, tetapi bisa menjadi lembaga pendidikan yang dikenal secara internasional. hingga tidak seperti katak dalam tempurung.

Untuk itu, Mendagri berharap IPDN perlu mengajukan beasiswa bagi lulusan terbaik melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ke luar negeri seperti kementerian/lembaga lainnya.

“Saya minta dan tugaskan Pak Hadi sebagai Rektor, untuk mendekati LPDP dan saya yakin pasti akan dikasih karena niatnya baik dan tujuannya baik,”ungkap Mendagri.

Ia pun menginginkan IPDN selaku pencetak kader pemerintahan yang menjadi agent of change di masyarakat, selain melahirkan pemimpin yang memiliki kewenangan atau power, tetapi juga memiliki konsep berdasarkan pengetahuan dan pengalaman.

Dalam membetnuk aparatur sipil negara yang baik, Tito menekankan, Praja IPDN agar tidak hanya dibina dalam aspek intelektual akademik, Tetapi juga dari segi pembentukan jasmani, kesehatan, mentalitas dan moralitas yang baik serta memiliki kedisiplinan.

“We are creating the best among the best, lembaga ini harus berusaha membentuk adik-adik menjadi orang yang terbaik dari orang yang terbaik,”ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Mendagri juga menegaskan akan menindak tegas bagi praja yang melakukan kekerasan di IPDN.

“Jangan meninggalkan legacy, warisan yang buruk kepada junior-junior. Kalau kedengaran itu, saya akan perintahkan kepada Pak Rektor pecat dan laporkan ke polisi untuk dipidanakan,”tegasnya.

Terakhir, Mendagri berpesan selama pandemi Covid-19 untuk menaati protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Mendagri mengimbau bagi praja IPDN yang akan cuti harus menjadi contoh di daerahnya masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan (3M dan 3T), pergi dan sekembalinya tetap melakukan tes PCR agar tidak terjadi penyebaran virus tersebut.

Penulis:Redaksi/Puspen Kemendagri

Comments
Loading...