Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Mendagri Ajak Masyarakat Pilih Kepala Daerah Yang Bisa Tangani Covid-19 Dan Satagnasi Ekonomi di Pilkada 2020

Menteri dalam negeri Tito Karnavian mengajak masyarakat menyalurkan hak pilihnya di Pilkada 9 Desember 2020, Memilih Kepala Daerah yang bisa menangani Covid-19 dan staknasi Ekonomi.

PRESMEDIA.ID,Batam-Menteri Dalam negeri Tito Karnavian mengatakan, Pilkada Serentak 9 Desember 2020 ini, menjadi momentum yang baik, untuk memilih kepala daerah yang berkapasitas dalam menangani Covid-19 serta yang mampu mendorong sinergitas pusat dan daerah dalam penangan pandemi COVID-19.

Pandemi Covid-19 saat ini kata Tito, memberikan dampak multidimensi dalam tatanan hidup masyarakat dan banga, tidak hanya pada kesehatan, Tetapi, juga berimbas pada masalah sosial dan ekonomi yang merubah seluruh pola dan tatanan kehidupan.

Masalah sosial lanjutnya, mengubah pola demand dan supply yang kemudian mempengaruhi sistem produksi dan dampak pada ekonomi. Hal itu juga berpengaruh pada sistem keuangan negara, sehingga daerah yang tadinya mengandalkan transfer pusat menjadi semakin tertekan.

“Ada masalah kesehatan ada masalah kemanusiaan meninggalnya orang, dan imbas pada masalah ekonomi akibat adanya pembatasan atau rasa ketakutan masyarakat,”ujarnya saat memberikan sambutan pada Kegiatan Webinar Pembekalan Pilkada Berintegritas Series 5 (Provinsi Kepulauan Riau, Lampung, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Timur) dengan Tema “Mewujudkan Pimpinan Daerah Berkualitas Melalui Pilkada Serentak yang Jujur Berintegritas” di Radisson Golf and Convention Center, Batam, Selasa (10/11/2020)

Momentum Pilkada lanjut Tito, menjadi penting dan formatnya harus dibalik, dengan memanfaatkan Pilkada untuk bisa memberikan kontribusi dan semua serius dalam pengananan pandemi Covid-19 dan permasalahan ekonomi saat ini.

Mantan Kapolri ini juga mengatakan, telah mengupayakan agar tema sentral Pilkada serentak di Daerah dapat mengangkat masalah-masalah real, yakni bagaimana kepala daerah dapat mengendalikan Covid-19 dan dampak sosial ekonomi di Daerah.

Menurutnya, tema ini akan membantu masyarakat memilih Kepala Daerah (KDH) yang tepat atas visi dan misi yang dipaparkan sejalan dengan masalah yang dihadapi penjabat pada saat terpilih nanti.

“Saya yakin, tanpa penanganan Covid-19, program lain di daerah tidak akan berjalan dengan baik. Sebagian besar masa jabatan bapak/ibu akan berhadapan dengan masalah pencegah penularan Covid-19 saat ini. Bagaimana menghadapi ekonomi yang stagnan di daerah masing-masing karena ada pembatasan, Restaurant yang tutup, hotel-hotel yang terdampak, tourism yang terdampak, Pabrik-pabrik yang ada PHK dan lain-lain,”tegasnya.

Kemudian, Ia mengajak seluruh masyarakat dan pihak-pihak terkait tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dan saling mengingatkan satu dengan yang lain agar menggunakan hak pilihnya.

“Mulai saat ini, kita harus mulai mengajak meyakinkan masyarakat untuk datang menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember, kenapa? Jangan sampai salah pilih kalau salah pilih menyesalnya 4 sampai 5 tahun kemudian, gunakan hak pilih kalian,”pungkasnya.

Webminar ini juga dihadiri Ketua KPK Firli Bahuri, Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, FKPD Provinsi Kepri KPU dan Bawaslu serta Pasangan calon (Paslon) Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah, sebagai peserta kontestasi Pilkada Kepri 2020 seperti pasangan calon Gubernur HM Soerya Respationo-Iman Sutiawan, Isdianto-Suryani dan Ansar Ahmad-Hj Marlin Agustin Rudi, serta pasangan calon pilkada wali kota Batam dan kabupaten Bintan.

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...