Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Tunjuk Kuasa Hukum, Ini Tanggapan Rahma Mengenai Pembagian Masker dan Brosur Ansar-Marlin

Wali kota Tanjungpinang Hj.Rahma saat membagikan Masker dan Brosur Paslon Ansar-Marlin kepada warga Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Wali kota Tanjungpinang Hj.Rahma mengaku tidak memiliki niat sedikitpun untuk memanfaatkan Masker sumbangan Tamasek Fondation untuk tujuan berkampanye dan menguntungkan salah satu pasangan calon pemilihan Gubernur di Pilkada Kepri.

Hal itu dikatakan Rahma melalui kuasa hukumnya Hendie Devitra SH.MH pada PRESMEDIA.ID atas peningkatan status penyidikan, dugaan pelanggaran Pilkada yang dilakukan Sentra Gakumdu kota Tanjungpinang, tehadap temuan, Rahma membagikan Masker Dan Brosur pasangan calon Ansar-Marlin di salah satu rumah warga di Km 9 Tanjungpinang pada 29 Oktober 2020 lalu.

Lebih lanjut dikatakan Hendi, Peristiwa itu terjadi secara spontan dimana ketika beliau (Rahma-red) yang juga sebagai kader salah satu partai politik, melakukan kegiatan sosialisasi kampanye salah satu pasangan calon.

“Beliau bertemu dengan warga yang tidak menggunakan masker, sehingga Pemberian Masker kepada warga tersebut dilakukan secara spontan, karena dalam kondisi pandemik covid-19 saat ini,”kata Hendi.

Ditengah Pandemi Covid-19 saat ini, sebutnya menjadi kewajiban bagi semua warga untuk menerapkan Protokol Kesehatan, yang salah satunya wajib menggunakan masker. Dan kebetulan pada saat itu, ada beberapa masker yang tersisa sehingga diberikan kepada warga.

“Semuanya hanya lebih kurang 5 buah masker. Jadi tidak dalam jumlah yang signifikan. Kami berharap kita semua bisa secara bijak menilai peristiwa ini, apalagi pemberian itu lebih kepada alasan kemanusian,”ujarnya.

Namun demikian lanjut Hendie Devitra, mengenai materi perkara yang sekarang sudah dalam tingkat penyidikan, pihaknya masih menunggu hasil penyidikan Polres Tanjungpinang.

Alasan Mangkir Dari Panggilan Bawaslu

Mengenai ketidak hadiran Rahma saat di Panggil Bawaslu, Hendi juga mengatakan, karena pada waktu yang bersamaan, beliau (Rahma-red) sedang menghadiri kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan dan kegiatan tersebut sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya, sedangkan tenggang waktu klarifikasi Bawaslu juga sangat singkat.

Kedepan lanjut Hendi, beliau akan koperatif untuk memenuhi panggilan penyidikan agar persoalan ini juga menjadi terang.

“Kami berharap, semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mengedepankan asas praduga tidak bersalah apa lagi terhadap seorang kepala daerah,”harapnya.

Sebelumnya, Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) kota Tanjungpinang yang terdiri dari Bawaslu, Penyidik Polisi dan Jaksa dari Kejari Tanjungpinang, menyakan akan menindak lanjuti dugaan pelanggaran Pemilu temuan photo wali kota Tanjungpinang Hj.Rahma yang membagian Masker dan brosur serta penempelan stiker pasangan Calon nomor urut 3 Ansar Ahmad-Marlin Agustin Rudi di rumah warga.

Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhammad Zaini, mengatakan dari pembahsan pertama Sentra Gakkumdu Kota Tanjungpinang menyatakan adanya temuan peristiwa pidana dari tersebarnya photo wali kota dalam pembagian Masker tersebut.

Atas temuan itu, Gakumdu akan menindaklanjuti dengan mencari, mengumpulkan bukti-bukti serta menemukan pasal yang disangkakan terhadap peristiwa yang di laporkan.

“Dari temuan ini disepakti akan ditindak lanjuti dalam proses kajian pelanggaran pemilihan oleh pengawas dan penyelidikan serta penyidik tindak pidana Pemilihan,”papar Zaini.

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...