Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pekerja Lapas Km 18 Tanjungpinang Dinyatakan Positif Covid-19

Foto alat uji cepat Rapid Test Covid-19.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Seorang pekerja Lapas kelas II Km 18 Tanjungpinang inisial Ut (24), dinyatakan positif COVID-19. Dengan penambahan satu kasus ini, jumlah positif Covid-19 di Bintan saat ini menjadi 234 kasus.

Juru Biacara Gugugs Tugas Penanganan Covid-19 Bintan dr.Gamma AF Insnaini, membenarkan adanya penambahan 1 kasus positif di Bintan di Lapas km 18 Tanjungpinang itu.

“Penambahan satu kasus pada Senin (9/11/2020) adalah laki-laki, inisial Ut di Lapas Km 18 Tanjungpinang, dan menjadi kasus ke 234 Bintan,”ujar Gamma Rabu (11/11/2020).

Pasien kelahiran 25 Agustus 1966 itu lanjutnya, merupakan salah satu dari orang yang ditracing karena kontak erat dengan pasien positif kasus ke 217 yaitu Th asal Keluarahan Toapaya Asri, RT 002/RW 001, Kecamatan Toapaya.

Pasien Th, sendiri tertular dari pasien perempuan kasus 205 yaitu Dnk (24) yang merupakan tenaga kesehatan (Nakes) salah satu klinik di Tanjungpinang.

Dari tracing yang dilakukan, lanjut Gamma, pria asal Karimun ini sempat dilakukan pengecekan kesehatan di Puskesmas Seilekop, dan dilakukan swab pengambilan sampel lir tenggorkan, untuk diuji di BTLKPP Batam.

Dari hasil uji Lab PCR swabnya di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam Ut dinyatakan positif Covid-19.

“Saat ini pria tersebut sudah melakukan isolasi secara mandiri,”ucapnya.

Dengan penambahan ini, saat jumlah kasus positif covid-19 di Bintan mencapai 234 orang.Dari total itu 202 orang dinyatakan sembuh dan 5 meninggal dunia. Sedangkan 27 orang lainya,saat ini masih menjalani isolasi dan perawatan.

Ditempat terpisah, Kasi Humas dan penerangan Kanwil hukum dan HAM Kepri Rinto Gunawan, mengatakan, belum mendapat infromasi adanya warga Binaan maupun pegawai Lapas yang dinytakan positif Covid-19 tersebut.

Namun demikian, Rinto juga mengakui beberapa waktu lalu, Kanwil Hukum dan HAM Kepri meginstruksikan, agar pegawai yang riskan dan mengalami kontak dengan kasus Covid-19 agar dilakukan pengujian dan karantina mandiri.

“Untuk pastinya kami belum mendapat infrormasi, Tapi pada beebrapa waktu yang lalu ada  beberapa pegawai Lapas yang diminta melakukan pemeriksaan dan karantina. Coba kami check dulu kepastinya,”ujar Rinto.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...