Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Jumat Rahma Dipanggil Penyidik Polisi Atas Temuan Pembagian Masker dan Brosur Ansar-Marlin

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP.Rio Reza Parindra.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Sempat mangkir dan tidak memenuhi panggilan klarifikasi Bawaslu. Wali kota Tanjungpinang Hj.Rahma kembali dipanggil penyidik Sentra Gakumdu dari Kepolisian untuk diperiksa sebagai saksi atas temuan dugaan pidana Pemilu, pada Jumaat (13/11/ 2020) mendatang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP.Rio Reza Perindra, mengatakan pemanggilan pada terlapor dilakukan setelah sebelumnya tim Sentra Gakumdu Bawaslu Tanjungpinang melimpahkan proses penyidikan dugaan Pidana Pilkada itu ke tim Gakumndu Polres Tanjungpinang.

“Kita rencanakan hari Jumat ini dipanggil sebagai saksi,”kata Reza Parindra, saat di konfirmasi PRESMEDIA.ID Rabu (11/11/2020).

Dalam penyidikan temuan dugaan pidana Pilkada, penyalahgunaan jawabatan dan fasilitas untuk untuk menguntungkan salah satu calon dan merugikan pasangan Calon lain Pilkada Kepri ini, Wali kota Tanjungpinang dipanggil dan dimintai keterangan sebagai saksi atas teuan pembagian masker dan brosusr paslon Ansar-Marlin kepada warga di km 9 Tanjungpinang.

Rio juga mengatakan, selain memanggil dan meminta keterangan Wali kota Rahma, Penyidik Gakumdu Polres Tanjungpianang juga telah memanggil sejumlah warga yang menerima Masker dan brosur paslon Ansar-Marlin itu sebagai saksi.

“Saksi lain yang merupakan warga penerima, juga sudah ada beberapa yang diperiksa,”jelasnya.

Sementraa itu, wali kota Tanjungpinang Hj Rahma melalui Kuasa Hukumnya Hendi Davetre SH menyatakan,Aakan kooperatif dan memenuhi panggilan penyidikan kalau dipanggil dalam kasus tersebut.

“Kami berharap, semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan mengedepankan asas praduga tidak bersalah apa lagi terhadap seorang kepala daerah,”ujarnya.

Hendi juga mengatakan, Wali kota Tanjungpinang Hj.Rahma tidak memiliki niat sedikitpun untuk memanfaatkan Masker sumbangan Tamasek Fondation untuk tujuan berkampanye dan menguntungkan salah satu pasangan calon pemilihan Gubernur di Pilkada Kepri itu.

Peristiwa pembagian masker itu lanjutnya, terjadi secara spontan dimana ketika beliau (Rahma-red) yang juga sebagai kader salah satu partai politik, melakukan kegiatan sosialisasi kampanye salah satu pasangan calon.

“Beliau bertemu dengan warga yang tidak menggunakan masker, sehingga Pemberian Masker kepada warga tersebut dilakukan secara spontan, karena dalam kondisi pandemik covid-19 saat ini,”kata Hendi.

Penulis:Roland/Redaksi 

Comments
Loading...