Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

BAP Gelar Palsu Oknum DPRD Dilimpah ke Jaksa, Dugaan Gelar Palsu Dirut BUMD Mengendap

Sama-sama diduga menggunakan Gelar Akdemik Palsu, BAP Rini dilimpah ke Jaksa, Sementara kasus dugaan gelar palsu Dirut BUMD Tanjungpinang masih Mengendap.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang melimpahkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dugaan gelar akdemik palsu, oknum anggota DPRD kota Tanjungpinang tersangka Rini Pratiwi.

Pelimpahan bekas perkara titel palsu oknum anggota DPRD kota Tanjungpinang ini diterima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tanjungpinang dari penyidik Polres Jumat (13/11/2020) kemarin.

Sementara kasus yang sama, dugaan pengunaan gelar palsu Dirut BUMD kota Tanjungpinang, hingga saat ini masih mengendap dan BAP-nya belum dilimpahkan Penyidik Polres Tanjungpinang ke Kekejaksaan.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Wawan Rusmawan membenarkan telah diterimaanya Limpahan Tahap I berkas perkara dugaan gelar paslu oknum anggota DPRD kota Tanjungpinang atas nama tersangka Rini Pratiwi tersebut.

Saat ini, lanjut Wawan, pihaknya sedang melakukan telaah atas berkas perkaranya yang dilimpahakan Polisi.

“Untuk kasus gelar palsu atas nama tersangka oknum anggota Dewan, berkasnya sudah masuk dan saat ini sedang ditelaah oleh Jaksa,”ujar Wawan Senin (16/112020).

Sedangkan untuk perkara gelar palsu dirut BUMD kota Tanjungpinang, setelah pengiriman SPDP, hingga saat ini belum ditindak lanjut Penyidik dengan BAP.

“Sebelumnya kami sudah P17 (menyurati penyidik atas SPDP yang dikrimkan-red) Namun sampai saat ini tindak lanjut BAP-nya juga belum dilimpahkan penyidik Kepolisian,”sebut Wawan.

Dari P17 Jaksa ke ke Polisi lanjut Wawan, Penyidik Polres juga belum memberi jawaban apa yang menjadi kendala penyidik atas kasus tersebut.

“Jawaban penyidik atas P17 kasus itu belum kami terima. Tapi memang ada surat yang disampaikan penyidik ke Kejaksaan dan saya belum mengetahui apa isinya, apakah berkaitan dengan tersangka Dirut BUMD atau oknum anggota DPRD ini, karena-kan pasal yang disangkan sama yaitu pasal 263 KUHP atau UU sisdiknas,”sebutanya.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang menetapkan oknum anggota DPRD Tanjungpinang inisial Rini Pratiwi sebagai tersangka kasus dugaan Ijazah palsu. Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra, mengatakan penetapan Rn sebagai tersangka dilakukan atas penyelidikan dan penyidikan serta dua alat bukti yang sah.

“Iya sudah tersangka penetapannya kemarin,”kata Rio Kamis(22/10/2020).

Rio menegaskan, tersangka Rn dijerat dengan pasal 68 ayat 3 nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dengan ancaman dibawah 4 tahun penjara.

Sementara terhadap dugaan gelar palsu Dirut BUMD Tanjungpinang, Rio Reza Parindra mengatakan kasus dugaan penggunaan gelar palsu itu, proses hukumnya masih terus berproses. Hanya karena saat pandemi Covid-19, proses hukumnya terkendal akibat saksi ahli dari kasus tersebut belum dapat dimintai keterangan secara lengkap.

Rio sebelumnya juga membantah adanya isu SP3 dugaan gelar palsu dirut BUMD Tanjungpinang itu. Ia mengatakan, bahwa infromasi itu baru didengar dan diperolehnya dan menurutnya issu tersebut adalah tidak benar.

“Nggak ada itu, prosesnya sampai saat ini masih tetap jalan. Dan sebenarnya ijazah S1 itu benar, hanya penggunaan Gelar akademik-nya yang salah, dan atas pengunaan gelar itu, juga ada pidananya di UU Sisdiknas, kendati ancamanya dibawah 4 tahuna,”ujarnya.

Penulis:Roland/Redaksi 

Comments
Loading...