Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Didanai APBN Rp.7 Triliun, Pembangunan Jembatan Babin Kepri Dimulai 2021

DED Ilustratif Jembatan Batam-Bintan (Babin)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar Baharudin menyampaikan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pusat, telah berkomitmen akan mewujudkan pembangunan Jembatan Batam-Bintan (Babin) pada 2021 mendatang.

Jembatan penghubung dua pulau Batam-Bintan di Kepri itu, rencananya akan menggunakan alokasi anggaran APBN murni.

“Karena itu rencana pembangunan jembatan ini sudah dilaunching secara resmi oleh Bapak Menteri PUPR. Panjangnya nanti sekitar 6,4 kilometer. Ini murni program dari Kementerian PUPR,”katanya, Selasa (17/11/2020).

Oleh karena itu, beberapa waktu lalu dirinya telah menginstruksikan Kepala Barenlitbang dan Kepala Dinas PUPRP Provinsi Kepri agar segera melakukan pembersihan dititik-titik koordinat pembangunan jembatan tersebut.

“Minggu depan,saya akan melakukan pemancangan dititik awal pembangunan jembatan itu. Jadi penantian masyarakat Kepri selama 17 tahun segera terwujud,”sebutnya.

Menurut Bahtiar, dalam pembangunan Jembatan Babin itu, kontribusi Pemprov Kepri hanya untuk menyediakan lahannya saja. Sedangkan untuk fisik, semuanya ditanggung melalui APBN. Maka dari itu, pada pembahasan APBD 2021 Pemprov Kepri sudah harus memasukkan alokasi anggaran untuk pembebasan lahannya.

“Untuk anggaran pembangunan jembatan itu sekitar Rp 7 triliun. Tapi nanti angka pastinya tolong di cek lagi di Dinas PU,”ujar Bahtiar.

Selain itu, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri ini juga menambahkan, pihaknya juga telah meminta kepada BPN/ATR Provinsi Kepri serta dinas terkait agar memeriksa secara detail soal status lahan disekitar pembangunan jembatan tersebut.

“Ini tujuannya supaya tidak ada spekulan-spekulan tanah yang bermain. Dan pembangunan jembatan ini supaya bisa langsung jalan,”tuturnya.

Penulis:Ismail

Comments
Loading...