Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Polda Dikabarkan Juga Lidik Dugaan Korupsi Dana OP dan Pemeliharaan di RSUD Kepri

Dana Proyek Alkes, Operasional dan Pemeliharaan di RSUP Kepri Menguap

Sejumlah proyek dan dana operasional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib kota Tanjungpinang Provinsi Kepri di Lidik Polda Kepri (Presmed)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Selain dugaan korupsi alat kesehatan di RSUD Raja Ahmad Thabib kota Tanjungpinang Provinsi Kepri Kepri. Penyidik Direskrimsus Polda Kepri dikabarkan juga melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi dana Operaisonal (OP) biaya pemelihaan alat medis serta proyek pembangunan Mushollah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Kepri.

Infromasi yang diperoleh PRESMEDIA.ID di, sebelum pemeriksaan sejumlah staf dan pegawai RSUP dilakukan di Polres Tanjungpinang, Penyidik Direskrimsus, ternyata sebelumnya, juga telah memanggil dan memeriksa sejumlah pegawai RSUP Kepri ke Polda Kepri untuk dimintai keterangan dalam dugaan korupsi dana Opersional rutin RSUD, dan Dana pemeliharaan Medik 2018 di RSUD Kepri tersebut.

“Ada beberapa pegawai, bendahara dan Kabag keuangan sebelumnya di periksa di Batam, sebelum pemeriksaan lanjutan di Polres Tanjungpinang,”sebut salah seorang sumber pada PRESMEDIA.ID belum lama ini.

Sejumlah pegawai yang diperiksa di Polda Kepri saat itu kata suber, adalah, bendahara RSUP Kepri inisial Mh, Kepala Seksi keuangan inisial Ma, serta Dw sebagai kasi keuangan pengelola anggaran dana rutin RSUP. Demikian juga Kepala Bagian (kabag) Keuangan Dm, Kabag Perencanaan Rumah Sakit Wy serta Wakil Dirtektur Umum dan Keuangan St.

Direktur RSUD Ahmad Tabib, Muchtar L Munawar juga membenarkan hal tersebut, Namun pemanggilan sejumlah staf dan pegawai itu, dikatakan Muchtar untuk dimintai keterangan terkait dengan anggaran dan pengadaan alat kesehata .

“Ada beberapa orang Kabag, hany adiminta keterangan saja”ujarnya pada Wartawan, saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Kepri.

Kapolda Kepri Brigjen Pol Irjen Pol.Andap Budhi Revianto melalui Kabag Humas Polda Kepri Kombes Pol.S Erlanga juga membenarkan adanya pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Thabib itu.

Pemanggilan kata Erlangga, dilakukan penyidik untuk dimintai keterangan atas dugaan korupsi. Namun mengenai materi pemeriksaan dan objek dugaan korupsi yang sedang dilidik oleh Polda, Erlangga mengaku belum mengetahuinya.

“Sifatnya baru penyelidikan pengumpulan data dan keterangan (Pulbaket) atas adanya dugaan Korupsi,”sebut Erlangga pada PRESMEDIA.ID,Selasa,(3/9/2019).

Mengenai objek dugaan korupsi, Erlangga mengatakan akan terlebih dahulu menanyakanya Kepada Direktur Penyidiknya.

“Mengenai perkara korupsi apa, nanti kami tanyakan dulu ke Penyidiknya,”ujar Eralngga.

Berdasarkan data DIPA 2018 RSUD Raja Ahmat Thabib Provinsi Kepri, terdapat Rp.12.663 Milliar dana pemeliharaan Medik, alat, gedung dan bangunan serta jalan di RSUD Raja Ahmat Thabib sepanjang 2018. Sedangkan alokasi dana untuk pengadaan alat kesehatan 2018 Rp.34.579 Miliar. Biaya Bahan Logistik RS (BPH Medis dan Non Medis) Rp.7,8 Milliar serta alokasi dana Pembangunan Gedung Tempat Ibadah Masjid Rp.1.796 M.(Presmed2)

Comments
Loading...