Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

PN Tanjungpinang Tutup, Sidang Korupsi Tambang dan Pidana Umum Seluruhnya Tunda

Pengadilan Negeri umum dan Tindak Pidana Korupsi (PN-Tipikor) Tanjungpinang di Tututp.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Tutup satu minggu sejak 25 November 2020 sampai dengan 1 Desember 2020, sidang lanjutan tindak pidana korupsi (Tipikor) IUP-OP Tambang bauksit dan Pidana umum (Pidum) lainya di PN Tanjungpinang ditunda.

Wakil Ketua PN Tanjungpinang,M.Djauhar Setiyadi, mengatakan, penutupan sementara seluruh kegiatan dan agenda sidang di PN Tanjungpinang itu dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, atas ditemukanya seorang Hakim karir dan satu Panitera Pengganti positif Covid-19.

Penanguhan dan penutupan seluruh kegiatan PN kata M.Djauhar, dilakukan mulai dari 25 November sampai 1 Desember 2020. Dengan penutupan itu, maka persidangan dan pelayanan di PTSP PN Tanjungpinang untuk sementara ditutup kecuali hal-hal yang sifatnya mendesak.

Ditempat terpisah Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan tinggi Kepri Dody Emil Gazali, mengatakan atas penutupan PN Tanjungpinang tersebut, Pelimpahan Berkas Perkara Tiga tersangka korupsi alat praktek otomotif Dinas pendidikan (Disdik) Kepri masing-masing Arif Zailani (Az) Damsiri (Da) dan Dodi Samake (Ds) hingga saat ini belum dilakukan.

Namun demikian, ke tiga tersangka tersebut telah dijebloksan dan ditahan di Rutan Kelas Kelas I Tanjungpinang.

Selain terkendala dengan pilimpahan Bekas, Dody, menambahkan sidang lanjutan 12 terdakwa kasus tindak pidan korupsi Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) pada Kamis (27/11/2020) lalau juga ditunda.

“Penundaan itu dilakukan atas pemberitahuan penutupan PN yang disampaikan wakil ketua PN Tanjungpinang pada Rabu (26/11/2020) dan direncanakan aktif kembali pada 1 Desmeber 202o0 mendatang,”ujarnya.

Sidang 12 terdakwa kasus korupsi tambang baouksit itu, lanjut Dody akan kembali digelar pada 3 Desember 2020 mendatang, dengan agenda menetapakan kesepakatan apakah sidang 12 terdakwa tindak pidana tipikor itu tetap dilaksanakan secara terbuka di PN atau dilaukan secara daring atau Online.

“Tanggal 3 Desmeber 2020 nanri masih tetetap sidang secara Online di PN, Jika nanti ada kesepakatan dan penetapan dari Majelis, Baru dilakukan sidang daring atau online, dengan Format, masjelis Hakim dan Panitera tetap di PN, Jaksa dan saksi di Kejaksaan, sedangkan Terdakwa dan Kuasa Hukum di Rutan atau tempat lainya,”ujar Dody.

Sidangkan Online, lanjutnya juga telah disepakati dengan terdakwa Tindak Pidana Perpajakan dengan agenda pemeriksan saksi dari sejumlah daerah pada 3 Desember 2020 mendatang.

“Teknis sidang online yang disepakati dan ditetapakan Majelis,
Tersangka di Rutan, Saksi dan Jaksa berada di Kejaksaan Bintan, sedangkan majelis Hakim dan panitera tetap berada di PN Tanjungpinang,”ujarnya.

Selain kasus korupsi, sidang pidana umum di PN Tanjungpinang juga ditunda, dan akan dimulai pada 1 Desember 2020.

Penulis:Redaksi  

Comments
Loading...