Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Proyek Jembatan Batam-Bintan Tidak Masuk Dalam Daftar Proyek Strategis Nasional

Maket jembatan Batam-Bintan sepanjang 6,5 Kilo Meter yang menghubungan 3 pulau di Kepri.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Proyek  Jembatan Batam-Bintan (Babin) sebagaimana yang dikatakan Pjs.Gubernur akan mulai dilaksankan 2021, Ternyata, tidak masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

Hal itu terlihat di Peraturan Presiden nomor 109 tahun 2020 tentang Perubahan Perpres nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional.

Dari data yang dikutip Presmedia.id, dari CNN Indonesia, Pemerintah memangkas jumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) dari 227 sebelumnya menjadi hanya 201, sebagaimana tertuang dalam Perpres 109 tahun 2020 tentang perobahan Perpres nomor 3 tahun 2016 tentang Percepatan Proyek strategis Nasional.

Dalam lampiran daftar PSN tersebut, ada 55 proyek baru yang sebelumnya tak masuk dalam daftar. Selain itu pemerintah juga menambahkan 10 program dalam Perpres tentang percepatan PSN tersebut.

Dari 201 Proyek strategis yang terlampir, Pembangunan Jembatan Batam-Bintan tidak tampak ada dalam daftar proyek Strategis Nasional tersebut.
Berikut 55 proyek baru dalam daftar PSN:
1. Penambahan Lingkup Jalan Tol Ngawi Kertosono-Kediri
2. Penambahan Lingkup Jalan Tol Depok-Antasari
3. Penambahan Lingkup Jalan Tol Solo-Yogyakarta-Kulon Progo
4. Penambahan Lingkup Jalan Tol Bogor Ring Road
5. Jalan Tol Gedebage Tasikmalaya Cilacap
6. Jalan Tol Semarang Harbour
7. Jalan Tol Makassar Maros Sungguminasa Takalar
8. Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban
9. Pembangunan Jalan Tol Samarinda Bontang
10.Pelabuhan Sanur Nusa Ceningan atau Lembongan
11. Pelabuhan Likupang
12. Terminal Multipurpose Labuan Bajo
13. Pengembangan Pelabuhan Sorong Existing Dan Arar
14. Bandar Udara Komodo Labuan Bajo
15. Pengembangan Bandar Udara Internasional Lombok Praya
16. Pengembangan Bandar Udara Adi Sumarmo
17. Pembangunan Bandar Udara Nabire Baru
18. Pembangunan Bandar Udara Siboru Fakfak
19. Pembangunan Bandar Udara Bali Utara
20. Penyelenggaraan Angkutan Massal Berbasis Rel Wilayah Badung Buleleng
21. Kereta Api Logistik Lahat Muara Enim Prabumulih Tarahan/Lampung dan Prabumulih       Kertapati/Palembang
22. LRT Jakarta International Stadium-Kelapa gading dan Velodrome-Manggarai
23. Elevated Inner Loop Line Jatinegara, Tanah Abang, Kemayoran
24. Kawasan Industri Pulau Obi
25. Kawasan Industri Weda Bay
26. Kawasan Industri Takalar
27. Kawasan Industri Tanjung Enim
28. Bendungan Tamablang
29. Bendungan Beringin Sila
30. Bendungan Tiu Suntuk
31. Bendungan Manikin
32. Bendungan Jlantah
33. Bendungan Jragung
34. Bendungan Sepaku Semoi
35. Bendungan Budog-Budog
36. Bendungan Ameroro
37. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Rentang
38. Rehabilitasi Jaringan Irigasi Daerah IrigasiGlapan
39. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Rawa Telake
40. Pembangunan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lempuing
41. Sistem Penyediaan Air Minum Regional Karian Serpong
42. Sistem Penyediaan Air Minum Regional Kamijoro Bantul Kulonprogo
43. Sistem Penyediaan Air Minum Regional Benteng Kobema Atau Bengkulu Tengah Kota      Bengkulu Dan Seluma
44.Sistem Penyediaan Air Baku Bendungan Sidan
45.Sarana Dan Prasarana Air Baku Karian
46.Tanggul pantai
47.Upgrading Kilang Existing/ RDMP dan Industri Petrokimia Balongan
48.Pembangunan Jaringan Gas Kota
49. Pembangunan Transmisi Pipa Gas Rumah Cirebon-Semarang, Ruas Kek Sei Menke-Dumai dan Ruas-ruas Natuna Transportation System-pemping
50. Gasifikasi Batu Bara di Tanjung Enim
51. Pembangunan Fasilitas Coal To Metanol di Kutai Timur
52.Pembangunan Bahan Bakar Hijau(Green Diesel Bio Refinery Revamping RUIV Cilacap RU III Plaju Green Refinery, Hidrogenasi CPO PT Pusri Palembang, Katalis Merah Puti Pupuk Kujang Cikampek)
53. Pengembangan Drone Male Kombatan
54. Pengembangan teknologi produksi IVO dan Bensin Sawit Dengan Katalis Merah Puti Yang Terintegrasi Dengan Kebun Rakyat
55. Pengembangan Industri Garam
Sedangkan 10 program yang ditambahkan pemerintah dan masuk dalam daftar PSN antara lain:
1. Program pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan (daftar proyek diatur dalamperaturan presiden tentang percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan)
2. Program pemerataan ekonomi
3. Program pengembangan kawasan perbatasan
4. Program pengembangan jalan akses exit tol
5. Program pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional
6. Program pembangunan instalasi pengolah sampah menjadi energi listrik (PSL)
7. Program pembangunan smelter
8. Program peningkatan penyediaan pangan nasional (food estate)
9. Program pengembangan super hub
10. Program percepatan pengembangan wilayah yang ditetapkan dalam peraturan preside mengenai percepatan pembangunan ekonomi kawasan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepri, direncanakan besok Selasa (1/12/2020) akan mencanangkan titik koordinat lokasi tiang dan bentang pembangunan Jembatan Batam-Bintan.

Pjs.Gubernur Kepri Bahtiar Baharudin, mengatakan pencanangan titik kordinaat pembanguan jembatan Babin itu, akan dilaksanakan mulai dari Punggur pulau Batam, Pulau Tanjung Sau, Pulau Baou dan Pulau Bintan.

“Rencana besok sekitar pukul 14.00 Wib, kita akan lakukan pencanangan titik Koordinat pembangunan Jembaat Babib ini. Mulai dari Pulau Batam, Pulau Tanjung Sau, Pulau Baou dan Pulau Bintan,”ujarnya usai menghadiri Paripurna pengesahan APBD 2021 di DPRD Kepri, Senin (30/11/2020).

Bahtiar yang saat itu didampingi Sekda kepri TS.Arif Fadillah, juga mengatakan dalam mendukung rencana strategis pembangunan Nasional itu, Pemerintah Provinsi Kepri juga telah mengalokasikan Rp 30 milliar anggaran di APBD 2021 untuk ganti rugi lahan, pembuatan DED serta pengurusan Amdal proyek jembatan.

“Tahun depan mudah-mudahan, tahapan pelaskanaan pembangunan sudah dimulai, Yang jelas lahan harus sudah siap dan diganti rugi dan hal itu menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,”ujarnya.

Penulis:Redaksi/CNN Indonesia

Comments
Loading...