Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Tersangka Hendra Mengaku Nekat Menghabisi Rani Karena Butuh Uang

Hendra teduga pelaku pembunuhan Reni, mengaku nekat menghabisi korban dan mengambil Hand Phond dan Laptopnya karena butuh uang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Hendra (22), terduga pelaku pembunuhan korban Reni (30), mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena butuh uang.

Usai membunuh korban, Pelaku juga mengambil hand phond dan Laptop milik korban dari kamar lantai dua rumah korban, di Jalan WR Supratman Kelurahan Air Raja Tanjungpinang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra, mengungkapkan dari penyidikan yang dilakukan, kronologis kejadiaan pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap korban Reni, berawal ketika pelaku mengetahui korban sering sendiri dirumah tersebut.

Selain itu, rumah kosan korban, dengan bengkel tempat kerja pelaku juga berdekatan. “Pelaku sering melihat korban dan antara korban dengan pelaku saling mengenal,” ujarnya Jumat (15/1/2021)

Dengan alasan butuh uang, sekitar pukul 03.00 WIB Senin (11/1/2021), Pelaku nekat masuk ke rumah korban dari jendela lantai pertama. Selanjutnya, pelaku menuju kamar kos korban ke lanatai dua dan melihat pintu kamar tidak terkunci.

Ketika pelaku masuk, saat itu korban sedang duduk dalam kondisi tidak berbusana. Namun Tak lama kemudian, korban melihat dan memperogoki pelaku.

Seketika itu, korban mengambil pisau dapur dan melawan pelaku. Saat melawan, antara pelaku dan korban terjadi tarik- menarik pisau yang mengakibatakan luka ditangan korban dan pelaku.

“Makanya ada darah di lantai, itu darah dari luka pelaku dan korban. Karena saling tarik menarik pisau,” ungkapnya.

Selanjutnya, tersangka Hendra mencekek leher korban dan membenturkan kepala korban ke dinding sebanyak dua kali, sebelum akhirnya korban tewas.

“Saat korban sudah meninggal, selanjutnya pelaku menutup korban dengan selimut. Dan pelaku mengambil satu unit handphone dan laptop milik korban,” paparnya.

Setelah berhasil membunuh dan mencuri barang milik korban, selanjutnya pelaku pergi meninggalkan korban. Pada pagi harinya, pelaku kemudian kabur ke Batam melalui Pelabuhan Domestik Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.

“Dari pengakuan pelaku, Handphon milik korban dijual kepada temannya di Batam. Dan pelaku berhasil ditangkap di daerah Pasar Induk Jodoh Batam,” sebutnya.

Penulis: Roland
Editor : Redaksi

Comments
Loading...