Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Hakim MK Tetapkan Ansar-Marlin Pihak Terkait Atas Gugatan Isdianto-Suryani di MK

*Hakim MK juga tetapkan 3 Paslon Lainya Pihak Terakit PHP Pilkada di Kepri 

Hakim MK Arief Hidayat menjadi Ketua Majelis sidang pendahuluaan pemeriksaan 4 perkara PHP Pilkada di Kepri di MK (Photo:Youtube sidang MKRI)

PRESMEDIA.ID, Jakarta- Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan Ansar-Marlin bersama 3 Paslon lainya, sebagai pihak terkait atas 4 permohonan gugatan Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di provinsi Kepri.

Pengesahan dan penetapan 4 pihak terkait dalam PHP Pilkada Kepri di MK itu, dilakukan Ketua majelis sidang Panel 3 MK Arif Hidayat dan Saldi Asri bersama Manahan MP Sitompul sebagai hakim anggota Kamis (28/1/2021).

Ketua masjelis Hakim MK Arif Hidayat, mengatakan pada sidang pendahuluan 4 perkara Permohona Perselisihan hasil Pilkada (PHP) di Provinsi Kepri itu terdapat 4 permohonan untuk pihak terkait.

Ke 4 pihak terkait itu, diantaranya, untuk perkara nomor 131 atas Pilgub Provinsi Kepri, permohonan diajukan oleh Paslon nomor urut 3 Ansar Ahmad-Marlin Agustina disahkan dan diterima menjadi pihak terkat.

“Kemudian perkara nomor 23 Pilkada Lingga, permohonan pihak terlait diajukan Paslon nomor urut 1 M.Nizar dan Neko Pawelli diterima sebagai pihak terkait,”sebut Arif.

Selanjutnya, pada perkara nomor 68 Pilkada Karimun, Paslon nomor urut 1 Aunur Rifiq dan Anwar Hasyim juga mengajukan permohonan sebagai pihak terkiat, dan diterima dan disahakan.

“Serta atas Perkara nomor: 127 Pilwako kota Batam, Pasangan calon M.Rudi-Amsakar juga mengajukan sebagai pihak terkait, yang saat ini diterima dan disahakan,” ujar hakim Arif Hidayat.

Usai menerima dan mengesahkan 4 pihak terkiat PHP pilkada di Kepri itu, ketua Majelis Hakim Arif Hidayat, menyatakan akan menunda persidangan dan akan melanjutkan kembali pada Kamis dan Jumat mendatang, dengan agenda mendengarakan jawaban Termohon (KPU), keterangan pihak terkait dan keteranagn Bawaslu, serta mengesahakan alat bukti dari semua pihak termasuk yang belum diverifikasi dan belum disahkan dari para pemohon.

“Mengenai bukti-bukti termohon, pihak terkait dan Bawaslu, diminta agar segera menyerahkan satu hari sebelum persidangan,” ujar Arif.

Adapun sidang lanjutan sebagai mana yang dijadwalkan MK pada Kamis dan Jumat adalah, Penundaan sidang untuk perkara nomor 131, provinsi Kepri dan akan kembali dilanjutkan pada Kamis 4 Februari 2021 pukul 14.00 Wib.

Penundaaan sidang untuk perkara nomor 23 kabupaten l;ingga akan kembali dilaksanakan pada Jumat 5 Februari 2021 pukul 8.00 Wib. Demikian juga untuk perkara nomor 68 kabupaten Karimun, ditunda pada Jumat, pukul 8.00 Wib dan pekara nomor 127 Pilwako kota Batam, ditunda pada Jumat pukul 8.00 Wib.

Penulis:Redaksi
Editor :Redaksi

Comments
Loading...