Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pemkab Bintan Sertifikatkan 402 Lahan Assetnya di Bintan dan Tanjungpinang

Bupati Bintan Apri Sujadi saat memimpin rapat pembahasan aset lahan dan ZNT bersama BPN Bintan di Kantor Baperinlitbang Bintan. (Foto: Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Pemerintah kabupaten Bintan akan segera melakukan sertifikasi 402 persil lahan aset miliknya di Bintan dan Tanjungpinang.

Selain melakukan legalisasi administrasi, Penataan Asset pemerintah Kabupaten Bintan ini juga akan diberikan Zona Nilai Tanah (ZNT) dan lainnya.

“Jadi, kita akan mengurus sertifikasi 402 persil lahan aset Pemkab Bintan. Aset yang ada di Bintan maupun Tanjungpinang,” ujar Bupati Bintan Apri saat menggelar rapat dengan Badan Pertahanan Nasional (BPN) di kantor Baperinlitbang Bintan, Rabu (10/2/2021).

Pembahasan sejumlah agenda agraria ini, juga dalam rangka menindak lanjuti supervisi KPK atas pendaftaran asset dalam necara APBD kabupaten Bintan.

Apri juga mengatakan, melalui ZNT yang dikeluarkan Kementerian ATR/BPN, akan menjadi dasar dalam melakukan jual beli, pembayaran pajak jual beli atau menarik pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk lokasi-lokasi yang dianggap memiliki zona ekonomis.

“Sedangkan, untuk pembayaran PBB masih tetap berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Karena sudah ada standarisasi cara hitung dari Dinas Pendapatan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, ZNT merupakan nilai ekonomis yang harga sebenarnya dibanding dengan harga NJOP sebuah tanah. Kemudian ZNT ini berlaku apabila terjadi jual beli atas lahan dan asset.

Apri juga mencontohkan, di wilayah Bintan Timur, harga tanah sesuai NJOP Rp20 ribu per meterkubik. Tapi dilokasi tersebut ada pemilik tanah yang menjual dengan harga tinggi.

“Maka dengan ZNT inilah yang akan dipakai untuk akta jual beli, tujuannya untuk menghindari manipulasi pengenaan pajak. Tahap pertama ZNT ini akan kita terapkan di Kecamatan Bintan Timur,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPN/ATR Bintan Asnen, menuturkan pihaknya siap untuk membantu Pemkab Bintan dalam menyelesaikan beberapa persoalan yang dihadapi.

Untuk penyelesaian hal tersebut, menurutnya nanti akan dibentuk tim kecil yang terdiri dari beberapa unsur dengan beberapa tugas dan fungsi pokok sesuai bidangnya.

“Untuk pekerjaan sertifikasi 402 persil aset Pemkab Bintan, kita siap untuk membantu. Kemudian untuk ZNT nantinya akan dijadikan dasar bagi referensi pajak jual beli berdasarkan zona kawasan yang ditetapkan oleh BPN. Tahap pertama uji cobanya diterapkan di Bintan Timur,” demikian Asnen.

Penulis:Hasura
Editor :Ogawa

Comments
Loading...