Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Polisi Bodong Penipu 3 Remaja di Bintan Disidangkan

Tiga Remaja Bintan saat memberi keterangan sebagai saksi atas penipuan Polisi bodong di PN Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Mengaku seorang Polisi di satuan lalulintas Polres Bintan, seorang pelaku penipuan terdakwa Mawanto (35) berhasil menipu dan menggondol 6 Handphone milik 3 remaja di Bintan.

Hal ini terungkap dari keterangan 3 orang remaja yang masih duduk di bangku Menengah Pertama (SMP) di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Selasa (23/2/2019).

Salah seorang korban bernama Sela, mengatakan awalnya mereka bertiga melintas dengan menggunakan sepeda motor tanpa helm di Simpang Korindo Kijang pada Rabu (8/7/2020) siang.

“Kemudian Dia (terdakwa-red) datang menghampiri kami dan mengatakan dia dari polisi mau menilang kami,” kata korban Sela saat menjadi saksi di PN Tanjungpinang.

Ketiga remaja itu juga mengaku sempat diancam terdakwa, akan diproses dan dibawa kekantor Polisi, karena mengendarai motor tidak menggunakan Helm, tidak memiliki SIM dan masih remaja dibawah umur.

“Kami diancam, katanya melanggar UU dan akan dipenjara 4 tahun. Makanya takut dan percaya dia adalah polisi,” jelasnya.

Atas kesalahan itu, selanjutnya terdakwa membuat surat perjanjian dengan jaminan handphone ketiga remaja itu.

“Saat itu dia beralasan ingin mengetahui GPS agar dapat melacak. Handphone kami diminta, katanya mau dibawa ke Polsek untuk di cek GPS biar tau keberadaan,” ujarnya.

Kepada ketiga remaja itu, Terdakwa juga berjanji, akan datang dalam waktu 5 menit mengembalikan handphone ketiganya.

“Karena takut, kami memberikan handphone kami masing-masing. Diantaranya handphone Xiaomi Redmi 6 A warna hitam dan gold serta satu unit handphone Oppo,” ujarnya.

Namun setelah diberikan, ditunggu setengah jam, Oknum Polisi gadung itu tidak muncul-muncul. Akhirnya ketiga remaja itu melaporkan kejadian yang dialami ke orang tuanya. Selanjutnya orang tua korban melaporkan kejadian yang dialami anaknya tersebut ke kantor Polisi.

Di kantor Polisi, baru diketahui jika pelaku ada Polisi Gadungan dan merupakan Penipu dengan modus mengatasnamakan Polisi.

Atas perbuatannya, Jaksa penuntut Umum (JPU) Tri Sembiring mendakwa terdakwa Mawanto melanggar pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

Diluar persidangan, Jaksa Penuntut Umum ( JPU), Tri Sembiring juga menyatakan, sebelumnya pelaku juga melakukan tindakan menipu 3 remaja laki-laki dengan modus yang sama, Namun kejahatannya itu belum ada laporan ke Polisi.

“Dari pengakuan terdakwa, handphone itu seluruhnya sudah dijualnya di Batam,”ujar jaksa.

Sidang akan kembali dilanjutkan Majelis Hakim yang dipimpin Eduard P Sihaloho didampingi Hakim anggota Awani Setiyowati dan Topan Patimura, pada Minggu mendatang dengan agenda mendengarkan keterangan terdakwa.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Comments
Loading...