Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tiga Pengedar Narkoba Tanjungpinang Dituntut 9 dan 9,6 Tahun Penjara

Sidang tuntutan Tiga Pengedar Narkoba dilangsungkan secara Daring di PN Tanjungpinang (Foto:Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Tiga terdakwa pengedar 50 gram narkoba sabu, dituntut 9 sampai 9,6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, subsider 6 bulan kurungan di PN Tanjungpinang.

Ketiga terdakwa itu diantaranya, Yopi Saputra, Mukiatno dan Yessie. Tuntutan ini dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Desta Garinda Rahdinawati di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu(3/3/2021).

Dalam tuntutannya, Desta menyatakan, ketiga terdakwa terbukti bersalah tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, Narkotik Golongan I bukan tanaman jenis  serbuk sebagai mana dakwaan primer melanggar pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik.

“Menuntut terdakwa Yopi dan Mukiatno dengan masing-masing tuntutan 9 tahun dan 6 bulan kurungan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara,” kata Desta dalam persidangan secara virtual di PN Tanjungpinang.

Sedangkan Yessie dituntut dengan tuntutan 9 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan penjara.

Selain itu barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 50 gram dan tiga unit handphone diantaranya Samsung A7, Oppo F7, Samsung dirampas untuk dimusnahkan.

Atas tuntutan itu ketiga terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya, A Nur menyatakan keberatan dan akan mengajukan pembelaan secara tertulis.

Sebelumnya, terdakwa Yopi ditangkap Satnarkoba Polres Tanjungpinang di Lapangan Pamedan Tanjungpinang sekitar pukul 17.00 WIB, Selasa (1/9/2020) lalu. Terdakwa ditangkap saat disuruh Yessie dan Mukiatno mengambil narkoba jenis sabu di Lapangan Pamedan Tanjungpinang.

Dari pengakuan terdakwa, Polisi menangkap terdakwa Yessie dan Mukiatno di jalan Soekarno Hatta Gang Nila nomor 14 Tanjungpinang.

Dari pengakuan Terdakwa Yopi, Dia sudah 4 kali diperintahkan terdakwa Yessie dan Mukiatno untuk mengambil narkoba, dengan imbalan Rp 700 ribu.

Majelis Hakim, Eduard P Sihaloho didampingi Hakim anggota, Awani Setiyowati dan Ronald menunda persidangan selama satu pekan untuk mendengar pledoi terdakwa.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...