Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Kab Lingga
DPRD Lingga

Genjot PAD, PTSP Sosialisasikan IMB Sarang Wallet

Dinas PTSP Lingga saat menggelar sosialisai mendirikan izin bangunan dan pemasangan pajak reklame di kecamatan se Kabupaten Lingga, Kamis 5 Maret. (foto: aulia/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Lingga – Dalam upaya menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD)Kabupaten Lingga dari sektor pajak dan retribusi daerah, pihak Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTSP) Lingga, Kamis (4/3/2021) menggelar sosialisasi izin mendirikan bagunan (IMB) dan penayangan reklame berikut tarif pajak/retribusinya.

Sosialisasi berlangsung di Balairoom Hotel Merry, Kecamatan Lingga Utara, Pancur dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

”Adapun maksud dan tujuan sosialisasi ini adalah agar masyarakat dan pelaku usaha, khususnya jenis usaha burung wallet ke depan tahu dan tertib dalam menjalankan aktivitas usahanya,” kata Kadis PTSP Kabupaten Lingga Ajiz dalam sambutannya.

Ajiz menilai setakat ini warga yang melakukan aktivitazs usaha, khususnya sarang burung walet di Lingga terkesan serampangan dan asal bangun. Mereka cenderung mengabaikan kaidah-kaidah upaya kelestarian dan pengelolaan lingkungan (UKL/UPL).

“Apa lagi bagunan tersebut digunakan untuk usaha sarang burung wallet, tentu dalam hal ini masyarakat perlu mengetahui apakah bagunan itu nanti berdampak pada lingkungan sekitar atau tidak,” ungkap Ajiz di depan peserta.

Untuk itu, sambungnya, pelaku usaha wallet ke depan tidak asal-asalan dalam mendirikan bangunan. Sebab ada mekanisme dan aturan yang yang harus ditempuh sebagaimana diatur dalam peraturan daerah (Perda) maupun peraturan perundangan lainnya.

”Sebab itu, bagunan yang sudah lebih dahulu dibagun dan belum memiliki izinnya, segera dilengkapi perizinannya. Supaya ke depan tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Jangan sampai nantinya terjadi sesuatu hal di lapangan, seperti penggusuran oleh petugas Satpol. Karena kita bertindak mengikuti perda,” tukasnnya.

Pada kesempatan yang dihadiri, Camat Lingga Utara, Lurah, Kades dan Kasi Ekbang Setdakab Lingga sebagai peserta, undangan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian dan Tanaman Pagan Kabupaten Lingga sebagai narasumber, Ajiz berpesan kepada peserta undangan yang tidak bisa hadir tolong disampaikan ke pada yang lain.

”Agar mereka tidak terburu-buru dalam melakukan pembangunan, ikuti atauran, jika tidak maka pemerintah akan segera melakukan tindakan. Jika sudah memenuhi syarat dalam administrasi maka kami dari PTSP akan memberikan kemudahan, pada siapaun yang ingin membagun usaha tersebut,” terang Ajiz.

Harapannya, ke depan pemerintah daerah dan pelaku usaha mikro bisa bekerja sama degan baik melalui satu pintu yakni PTSP, agar tidak terjadinya penyimpangan tindak korupsi dan tidak ada lagi calo-calo yang coba-coba bermain-main.

Penulis: Aulia
Editor: Ogawa

Comments
Loading...