Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ansar Beri Waktu 7 Hari ke Rahma untuk Usulkan Calon Wawako Tanjungpinang

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. (foto: ismail/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menegaskan, pihaknya memberikan tenggat waktu selama 7 hari bagi Walikota Tanjungpinang Rahma, untuk membalas suratnya dan segera mengusulkan dua nama calon Wakil Walikota (Wawako) Tanjungpinang kepada DPRD.

Hal tersebut menyusul, surat yang dilayangkannya kepada Rahma, terkait desakan usulan dua nama calon Wawako pada, Senin (8/3/2021) kemarin.

“Kami masih menunggu jawaban dari saudari Walikota,” kata Ansar Ahmad saat ditemui di Tanjungpinang, Selasa (9/3/2021).

Ansar menyebut, pihaknya memberikan waktu selama 7 hari bagi Rahma untuk membalas surat tersebut. Jika dalam waktu tersebut, Wako Tanjungpinang tidak memberikan jawaban, lanjut Ansar, maka pihkanya akan kembali menyuratinya untuk kali kedua.

“Kami akan surati dua kali, jika belum ada jawabannya maka kami akan laporkan kepada Dirjen Otda (Otonomi Daerah) Kemendagri,” ujarnya.

Ansar mengatakan, surat yang Gubernur yang dilayangkan kepada Wako Tanjungpinang mengenai desakan pengusulan dua nama calon Wawako tersebut sifatnya ditembuskan kepada Dirjen Otda Kemendagri.

”Jika tidak ada jawaban dari saudari Walikota, maka tinggal menunggu arahan dari Dirjen Otda agar pemilihan Wawako Tanjungpinang segera dilaksanakan. Pokoknya dua kali surat ini tidak dijawab, saya akan ketemu Dirjen Otda. Kalau Dirjen Otdanya bilang Gubernur silahkan surati DPRD (Tanjungpinang, red) untuk lakukan pemilihan, ya kita akan surati,” terang Ansar.

Sebelumnya, Ansar melayangkan surat nomor 132/374/B.PEMTAS-SET/2021 kepada Rahma agar segera mengisi calon Wawako Tanjungpinang masa jabatan 2018-2023. Dalam surat itu ada sejumlah poin yang diterangkan.

“Dalam hal ini Pemko Tanjungpinang untuk melakukan pendampingan terhadap pengisian jabatan Wakil Wali Kota,” tegas Ansar dalam surat yang ditandatanganinya pada Senin (8/3/2021) kemarin.

Kemudian, poin lainnya diterangkan bahwa Gubernur telah menerima surat dari Ombudsman perwakilan Kepri yang menyarankan Rahma segera merespon keinginan publik. Agar, jabatan Wakil Wali Kota Tanjungpinang segera terisi.

Selain itu, Ansar dalam surat itu mendesak, Rahma meneruskan dua orang calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang yang telah diterima dari parpol pengusung kepada DPRD. Yang kemudian, proses pengisiannya dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Tanjungpinang.

“Dalam rangka menjaga stabilitas politik dan pemerintahan serta adanya kepastian hukum di Kota Tanjungpinang, agar saudara Wali Kota Tanjungpinang segera menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” demikian Ansar.

Penulis: Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...