Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pemprov Kepri Akan Bentuk Tim Satgas Penertiban Labuh Jangkar

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad. (foto: ismail/[presmedia.id)
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan membentuk tim satuan tugas (satgas) labuh jangkar untuk menertibkan kapal-kapal yang berlabuh liar di luar zona yang telah ditetapkan pemerintah.

”Dari hasil pantauan radar, terdapat banyak kapal yang parkir di luar zona labuh jangkar yang telah ditetapkan masuk dalam kawasan pengawasan Provinsi Kepri. Seperti di wilayah Tanjung Berakit, Kabupaten Bintan,” kata Gubernur Kepri Ansar Ahmad kepada PRESMEDIA.ID, Rabu (10/3/2021).

Kasus ini, imbuh Ansar, tentu saja menjadi perhatian pemerintah, mengingat kawasan itu menjadi salah satu titik pungutan retribusi labuh jangkar Pemprov Kepr.

Ia menyampaikan, tim satgas yang dibentuk nantinya, berasal dari unsur Kogabwilhan, Bakamla, Lantamal IV dan Polairud. Tugasnya, yakni mengawasi keenam titik labuh jangkar, agar tidak ada lagi kapal-kapal yang berlabuh liar di kawasan tersebut.

“Tim ini akan dibiayai melalui APBD Pemprov Kepri, tugasnya menggiring kapal-kapal berlabuh di zona labuh jangkar kita,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ansar telah menetapkan enam titik kawasan penarikan retribusi labuh jangkar di Kepri. Di antaranya, kawasan Kabil, Pulau Galang, Pulau Nipah, Kabil Selat Riau, Tanjung Berakit, dan Karimun.

Retribusi labuh jangkar ini merupakan sumber pemasukan baru bagi PAD Kepri. Bahkan ditargetkan akan menyumbangkan sekitar Rp700 juta per hari atau sekitar Rp200 miliar per tahun.

“Kami optimis target itu tercapai, mengingat ada sekitar 350-400 kapal yang melintas setiap harinya,” demikian Ansar.

Penulis: Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...