Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Libur Isra Mi’raj dan Nyepi, ASN Pemprov Kepri Dilarang Bepergian

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menerbitkan surat edaran tentang pembatasan bepergian bagi ASN selama Hari Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943 dalam masa pandemi Covid-19.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdapov) Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, melalui surat edaran itu, seluruh ASN di lingkup pemerintah provinsi Kepri beserta keluarga, dilarang bepergian keluar daerah atau mudik terhitung sejak 10-14 Maret 2021.

“Apabila ada ASN yang melanggar, maka yang bersangkutan diberikan hukuman disiplin sesuai dengan PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri dan PP Nomor 48 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” katanya, Rabu (10/3/2021).

Lebih lanjut ia mengutarakan, larangan bepergian ke luar daerah itu, dapat dikecualikan bagi ASN yang melakukan perjalanan tugas dinas yang telah memperoleh izin dan surat tugas dari pejabat pimpinan tinggi pratama atau kepala kantor satuan kerja tempat ASN tersebut bertugas.

Baca Juga

Selain itu, pengecualian bepergian ke luar selama tanggal 10-14 Maret 2021, juga berlaku untuk ASN yang dalam keadaan terpaksa harus melakukan perjalanan ke luar daerah, dengan mendapat izin tertulis dari Gubernur.

“Khusus untuk hal tertentu ini, harus terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari Gubernur Kepri,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Arif juga menyampaikan, berdasarkan keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 281 tahun 2021.

Pemerintah Provinsi Kepri telah menetapkan hak cuti tahunan pegawai di lingkup Pemprov Kepri. Adapun rincian cuti tahunan di 2021 itu sebanyak 10 hari kerja.
Kemudian, sisa cuti untuk tahun 2020 itu ada 6 hari kerja dan sisa cuti untuk tahun 2019 yakni 6 hari kerja.

“Total cuti tahunan ASN untuk tahun 2019,2020,dan 2021 adalah sebanyak 22 hari kerja,” jelasnya.

Penulis:Redaksi
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...