Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ansar Evaluasi 78 Proyek Strategis Kepri Jaman Isdianto

Gubernur Kepri Ansar Ahmad SE.MM (Foto: Ismail/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad akan kembali mengevaluasi 78 proyek strategis yang sebelumnya direncanakan dan dianggarkan di APBD Kepri 2021 pada jaman mantan gubernur Kepri Isdianto.

“Akan kita evaluasi dan lihat urgensinya, Kalau memang mendesak dan prioritas maka kita lanjutkan,” ujar Ansar pada wartawan usai kegiatan Isra Miraj di Masjid Raya Nur Illahi, Pulau Dompak, Jumat (12/3/2021).

Ansar mengatakan, untuk mengevaluasi sejumlah proyek iu, Dia juga telah mengistruksikan ke staf dan OPD terkait, untuk menyisir ke-78 proyek strategis yang sudah diangarkan melalui APBD 2021 itu. Hal dilakukan untuk mengevaluasi di APBD Perubahan mendatang untuk direstrukturisasi mencegah adanya defisit anggaran.

“Saya juga menghitung, supaya tidak defisit anggaran, karena pada APBD perubahan nanti akan diperbanyak DED dan perencanaan yang akan kita eksekusi tahun mendatang,” katanya.

“Semua perencanaan akan kita lengkapi dengan visibility study nya, sehingga apa pun yang kita bangun hasilnya bagus,” tambah Ansar lagi.

Sebelumnya Kepala Biro Pembangunan Sekretariat Pemprov Kepri, Aries Fhariandi, mengungkapkan tahun ini Pemprov Kepri telah mengalokasikan total anggaran Rp 397 miliar untuk 78 proyek strategis yang tersebar di 9 OPD.

Diantaranya, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), Dinas Perumahan dan Permukiman Rakyat (Perkim), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan (DKPKH), dan Rumah Sakit Umum Provinsi Raja Ahmad Tabib (RSUP RAT).

“Untuk RSUP RAT kebanyakan pengadaan alat kesehatan,” ujarnya tanpa menjelaskan secara rinci.

Menurut Aries, secara kuantitas proyek strategis pada APBD 2021 memang mengalami penambahan dibandingkan 2020 yang berjumlah 74 paket. Namun, dari segi anggaran alokasi tersebut terbilang menurun dari 2020 sebesar Rp 512 miliar. Hal itu disebabkan, pada tahun ini alokasi anggaran untuk proyek multiyears pada proyek penataan kawasan pesisir Gurindam 12 sudah selesai.

“Ada penambahan penggaran sebesar Rp 115 Miliar lebih dibanding tahun 2020 lalu,” kata Aries.

Penulis:Ismail
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...