Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Jabatan M.Rudi dan Amsakar Berakhir, Gubernur Tunjuk Jefridin Plh Wako

Plh Gubernur Kepri TS.Arif Fadillah.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang – Jabatan Wali Kota Batam M.Rudi dan Amsakar akan berakhir pada 14 Maret 2021 mendatang.

Demikian juga jabatan Bupati Kabupaten Karimun Aunur Rafiq-Anwar Hasyim masa periode 2016-2021 akan berakhir pada 24 Maret 2021 mendatang.

Dengan berakhirnya jabatan wali kota Batam periode 2016-2021 itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad telah menunjuk Sekretaris kota Batam Jefridin sebagai Pelaksana harian (Plh) Wali kota Batam.

“Sesuai jadwalnya, masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam akan berakhir pada 14 Maret mendatang. Bila setelah lewat tanggal itu belum ada turun surat dari Dirjen Otda Kemendagri untuk pelantikan. Maka untus sementara Jabatan wali kota Batam akan diisi Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam,” ungkap Arif, Jumat (12/3/2021).

Arif juga mengatakan, jika sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, juga telah menggelar paripurna pengumuman dan penetapan Pasangan calon (Paslon) Rudi dan Amsakar sebagai Wali kota dan wakil wali kota hasil Pilkada kota Batam tahun 2020.

Kemudian, DPRD Batam juga telah menyurati Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI melalui Gubernur Kepulauan Riau untuk mengusulkan pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam yang akan habis masa jabatannya.

“SK Plh-nya tadi sudah ditandatangani Pak Gubernur dan untuk jadwal pelantikannya, tentu menunggu arahan dari Mendagri melalui Dirjen Otda Kemendagri,” kata Arif.

Selain itu, untuk Kabupaten Karimun, lanjut Arif, juga akan segera menunjuk Plh Bupati, menjelang berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati, Aunur Rafiq-Anwar Hasyim masa periode 2016-2021 pada 24 Maret 2021 mendatang.

“Untuk Karimun masa habis jabatan kepala daerahnya 24 maret ini. Dan masih menunggu sidang Makamah Konstitusi di (MK),” jelasnya.

Jika nanti jabatan buoati dan wakil bupatinya habis, maka jabatan sementara akan ditunjujuk Sekda Kabupaten Karimun sebagai Plh Bupati.

Sedangkan masa jabatan kepala daerah Kabupaten Natuna, sebut Arif akan berakhir pada Mei 2021 mendatang.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik mengatakan, pelantikan kepala daerah hasil Pilkada Serentak Tahun 2020 tahap ke-2 akan dilakukan pasca putusan sengketa dari Mahkamah Konstitusi (MK) ditambah dengan daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada Maret dan April 2021.

“Untuk mereka yang sengketanya berlanjut di MK, yang nanti akan diputuskan pada tanggal 24 Maret, ditambah mereka sebanyak 13 daerah yang habis di bulan Maret, ditambah dengan 17 (daerah) yang habis di bulan April, akan dilantik di akhir April,” terangnya.

Sementara itu daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir pada bulan Mei dan Juni 2021, akan dilantik pada tahap berikutnya.

“Untuk yang bulan Mei ada 11 daerah dan Juni ada 17 daerah, itu akan dilantik nanti di akhir Juni, atau ada pilihannya Juni atau 1 Juli,” demikian Akmal.

Penulis:Isamil
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...