Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Sekdaprov: Pemuka Agama Divaksin Menjelang Ramadan

Sekdaprov Kepulauan Riau H TS Arif Fadillah. (foto: ismail/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau, H TS Arif Fadillah mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memvaksin kelompok pemuka agama, baik ulama, imam masjid, bilal dan penceramah (da’i) serta khatib, se-Provinsi Kepri.

”Vaksinasi bagi para pemuka agama ini merupakan salah satu persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1442 Hijriah. Sehingga, dalam melaksanakan ibadah bulan suci Ramadan masyarakat bisa menjalankan dengan khusyuk dan tenang. Insya Allah pelaksanaannya dalam waktu dekat ini,” kata TS Arif Fadillah menjawab PRESMEDIA.ID, Rabu (17/3/3031).

Arif menambahkan, semua pemuka agama, termasuk agama Kristen seperti pendeta serta agama Budha dan lainnya. Kebijakan tersebut merupakan arahan langsung Gubernur yang meminta pemuka agama untuk divaksinasi menjelang Ramadan.

Menurutnya, menjelang bulan Ramadan para ulama, imam masjid dan bila menjadi kelompok yang beresiko dan rentan terinfeksi COVID-19. Hal itu karenakan jadwal yang padat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat atau pun jemaah.

“Pelajaran kita tahun kemarin ibadah ramadan dalam kekhawatiran atau ketakutan. Salah satu jalan yang kita tempuh hari ini vaksinasi, memastikan seluruh imam masjid dan mushala sudah divaksin,” tanggapnya.

Kendati demikan, Arif menambahkan, perkembangan kasus aktif COVID-19 di Provinsi Kepri yang saat ini mengalami penurunan yang signifikan. Bahkan, sejumlah kabupaten menunjukkan nol kasus aktif.

“Alhamdulillah, sekarang sudah banyak kasus aktif yang Nol, seperti Natuna, Anambas dan Lingga. Sedangkan Karimun hanya ada 1 kasus aktif. Untuk Tanjungpinang, Batam dan Bintan masih ada kasus aktif COVID-19, tapi masih di bawah 10 kasus,” terangnya.

Namun demikian, ditegaskan Arif, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada. Gubernur Kepri telah mengeluarkan kebijakan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), untuk menugaskan Tim Satgas di tempat-tempat keramaian.

“Karena masyarakat ditempat keramaian kadang tidak terkendali, jangan sampai saat ini sudah turun menjadi naik kembali, itu yang kita jaga. Kemudian Tim Satgas juga akan ditempat di pelabuhan dan bandara untuk menghadapi Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri,” demikian Arif.

Penulis: Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...