Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Disdik Kepri Usulkan 6.000 Guru Divaksin COVID-19

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri Dr H Muhammad Dali. (foto: ismail/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau mengusulkan 6.000 guru SMA/SMK/sederajat di tujuh kabupaten/kota divaksin COVID-19 ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Disdik Kepri, Mohammad Dali, mengungkapkan usulan tersebut disampaikan menyusul pernyataan Presiden RI Joko Widodo yang menargetkan seluruh sekolah di Indonesia mulai melaksanakan belajar tatap muka per Juli 2021.

“Jadi, saya yakin usulan itu disetujui Kemenkes, karena seluruh guru tentu akan divaksin sebelum bulan Juli atau proses belajar mengajar tatap muka dilaksanakan,” ungkapnya, Kamis (18/3/2021).

Kendati demikian, Dali belum mengetahui secara pasti jadwal pelaksanaan vaksinasi guru di Kepri. Karena menyesuaikan dengan distribusi vaksin dari pusat ke daerah.

“Apakah kuota vaksinnya nanti melalui Kemendikbud atau dititipkan dalam perjalanan vaksin pegawai negeri ke Kepri. Itu kita belum tahu,” ujarnya setangah bertanya.

Dali menegaskan, tidak menutup kemungkinan dari total kuota 6.000 guru yang telah diusulkan menerima vaksin itu, ada sebagian dari mereka sudah divaksinasi di masing-masing kabupaten/kota.

“Kalau vaksinnya ada kenapa tidak. Data vaksinasi ini kan nasional, jika ada guru yang sudah divaksin pasti ketahuan,” tutur Dali.

Menurutnya vaksinasi guru bakal menjamin keamanan dan keselamatan proses belajar dan mengajar tatap muka di sekolah. Vaksinasi dapat meningkatkan daya tahan tubuh seseorang untuk melawan COVID-19.

“Setelah guru divaksin, orang tua tidak perlu khawatir lagi melepas anaknya ke sekolah,” imbuhnya.

Sejauh ini sudah ada beberapa sekolah di daerah yang telah melakukan belajar tatap muka dengan didukung sarana dan prasarana protokol kesehatan ketat dan memadai.

Beberapa sekolah di antaranya yakni di Batam sudah ada 7 SMA, Bintan 4 SMA, Karimun 10 SMA, Lingga 15 SMA, Natuna 15 SMA dan Anambas 5 SMA.

Penulis : Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...