Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ansar Ahmad Minta Dibangun Politeknik di KEK Galang Batang

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Menteri Perdagangan M Lutfi di Bandara Hang Nadim Batam, Kamis 18 Maret 2021. (foto: istimewa/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Batam – Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad, meminta pemerintah pusat untuk membangun politeknik negeri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang. Menyusul keberadaan PT BAI dalam mendukung pengolahan bauksit dan alumunium.

”Saya menyampaikan harapan masyarakat untuk dibangun Politeknik yang nantinya lulusannya bisa diterima bekerja di PT BAI. Sehingga tenaga kerja lokal mampu memenuhi kekurangan yang ada,” kata Ansar Ahmad di hadapan Menko Marves Luhut B Pandjaitan dan Menko Polhukam Mahfud MD serta Menteri Perdagangan M Lutfi di Bandara Hang nadim Batam, Kamis (18/3).

Dalam paparannya, Gubernur Ansar sekaligus menyampaikan perkembangan PT BAI yang terus meningkatkan investasinya dalam mendukung peningkatan pengolahan bauksit dan aluminum guna menaikkan nilai ekspor.

”Ada penambahan wilayah KEK seluas 2.500 hektar untuk mendukung infrastruktur dan kebutuhan kawasan seperti air dan listrik. Di samping itu, kebutuhan tenaga kerja sebanyak 21 ribu orang dan saat ini baru terserap 4500 orang,” kata mantan Bupati Bintan ini.

Sementara pembukaan kawasan pariwisata masih difokuskan pada Lagoi dan Nongsa. Karena kawasan tersebut tidak berdekatan kawasan pemukiman dan masyarakat.

Pembahasan terkait pembukaan kawasan pariwisata terus dilakukan, baik dengan Kementerian Pariwisata, Singapura dan pengelola.

Menanggapi pemaparan Gubernur Ansar, Luhut minta kepada KSAL untuk membantu Tim Satgas Pengawasan Labuh Jangkar dalam memantau wilayah labuh jangkar.

”Karena itu penting dalam menjaga keamanan dan pertahanan negara bila perlu penyediaan drone atau satelit untuk memantau ini semua,” tanggap Menteri Luhut.

Menurut Luhut, peran dan sinergitas bersama TNI-Polri sangat diperlukan dalam menjaga pertahanan negara dan keamanan guna menjamin investasi.

“Sepanjang aturan kita buat jelas dan terintegrasi ini akan menarik buat kapal untuk labuh jangkar diwilayah kita,” kata Luhut.

Luhut juga minta kepada pengelola KEK untuk terus meyakinkan para investor dalam berinvestasi. Agar nilai ekspor meningkat dan menambah devisa bagi negara.

”Kita juga meminta agar pihak pengelola KEK untuk menggunakan gas dan solar sel produk nasional dalam pengoperasional, sehingga menjadikan nilai tambah tersendiri,” pungkas Menko Luhut.

Penulis: Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...