Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Bupati dan Wakil Bupati Bintan 2021-2024, Langsung Bekerja Tunaikan Janji Politik

Usai dilantik Gubernur sebagai Bupati dan wakil Bupati Bintan, Apri Sujadi-Roby Kurniawan disambut dengan tradisional silat Melayu di kantor Bupati Bintan.

PRESMEDIA.ID, Bintan- Bupati dan wakil bupati Bintan Apri Sujadi dan Roby Kurniawan, resmi dilantik Gubernur Kepri, Ansar Ahmad sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bintan periode 2021-2024.

Pasangan Apri dan Robby, dilantik bersama dengan dua kepala daerah terpilih lainnya di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Jumat (26/2/2021).

Dengan menggunakan setelan baju putih-putih khas kepala daerah, Keduanya terlihat didampingi istri saat hadir di lokasi pelantikan.

“Alhamdulillah saya mengikuti pelantikan dengan Pak Ansar Ahmad Gubernur Kepri. Pelantikan Alhamdulillah berjalan lancar,” ujat Apri.

Usai dilantik, Apri didampingi isteri dan kerabatnya, langsung melakukan ziarah kubur ke makam orang tuanya di TPU Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur.

Selain isteri dan kerabat, Apri juga didampingi Kepala Dinas PUPR Bintan, Herry Wahyu, Kepala Bapelitbang Bintan, Moh.Setiyoso dan Kepala Dinas Kominfo Bintan Aupa Samake.

Apri Sujadi bersama dengan Isteri nya saat melakukan Ziarah kemakam orang tuanya.

Dia berziarah sebagai bagian nazar usai dilantik seperti rasa kesyukuran bahwa Allah SWT memberikan kesempatan untuk mengabdi kembali di tanah kelahirannya.

Selanjutnya, Apri juga menghadiri acara syukuran di Aula Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, di hari itu juga. Di Aula kantor Bupati, Apri-Roby mendapatkan sambutan hangat dengan tradisional silat Melayu.

Keduanya juga menerima tepuk tepung tawar dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Bintan serta pemotongan tumpeng sebagai wujud syukurnya.

Dalam syukuran pelantikanya di Bandar Sri Bentan itu, Apri Sujadi mengucapakan terimakasih kepada seluruh masyarakat Bintan yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya dan Roby Kurniawan dalam memimpin Kabupaten Bintan kedepan.

“Ini adalah amanah dari masyarakat Bintan. Insyallah kami akan menjaga dan menjalankan amanah ini dengan baik dan maksimal demi kemajuan, pembangunan dan perkembangan Kabupaten Bintan,” jelasnya.

Setelah dilantik, Apri dan wakilnya Roby menyatakan, akan langsung segera melaksanakan tugasnya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bintan, melakukan sinkronisasi visi misinya dalam melanjutkan pembangunan daerah di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Tepati Janji Kampanye dan Langsung Bekerja

Bupati Bintan saat menandatangani berita acara dengan Kepala dinas sosial Bintan (Foto:Hasura/Presmedia.id)

Setelah dilantik, pasangan bupati dan wakil bupati Bintan Apri dan Roby langsung bekerja menunaikan visi dan misi janji politiknya.

Keduanya, langsung turun ke lapangan, mendatangi rumah-rumah warga lanjut usia (lansia) dan janda untuk mendengar secara langsung keluh kesah dan mensosialisasikan program BLT Lansia dan janda di Bintan sebagaimana yang dijanjikannya saat kampanye.

Kepada wartawan, Apri menyatakan, pihaknya akan melanjutkan penyelesaian pekerjaan pembangunan di Bintan, khusunya dalam penanganan pandemi Covid-19 serta recovery atau pemulihan ekonomi.

Selain itu, dia juga menyatakan akan menunaiakan janjinya memebrikan dana BLT akan dilakukan kepada orang tua lanjut usia diatas 60 tahun yang tidak terdaftar di Program Keluarga Harapan (PKH).

“Kita juga memperhatikan dan memberikan batuan kepada janda yang menjadi tulang punggung keluarga. Dua kalangan itu ini akan menerima BLT,” sebutnya.

Usai dilantik bupati dan wakil Bupati Bintan Apri Sujadi Roby Kurnaiwan turun ke lapangan mendatangi dan berdialog dengan warga

Saat ini lanjutnya, dinas sosial pemerintah Bintan juga terus memperbaikai pendataan jumlah Lansia dan janda untuk mendapatkan bantuan sosial tersebut.

Selain BLT, sejumlah program lain juga akan segera dilaksanakan tahun ini juga. Yaitu pemberian pinjaman modal untuk pelaku UMKM tanpa bunga alias 0 persen lalu gerbang kampung.

Untuk bantuan UMKM tanpa bunga tersebut akan bekerjasama dengan pihaj perbankan. Namun sebelum program itu direalisasikan pihaknya meminta instansi terkait mendata pelaku UMKM di Bintan.

“Jangan sampai ada pelaku usaha yang dadakan. Lalu dapat pinjaman langsung menghilang. Tapi yang dapat pinjaman modal itu memang benar-benar pelaku UMKM,” sebutnya.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...