Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Satreskrim Polres Tanjungpinang Bekuk Dua Pelaku Curanmor

Barang Bukti Motor cuairan tersangka Iwan Sofandi d an Raden Ahmad Suryadi diamanakan Polisi (Foto:istimewa)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang membekuk IF (42) dan (RAS) (31), pelaku pencurian sepeda motor milik korban Shaiful Hartono di jalan Sei Serai Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang, pukul 17.00 WIB, Senin (22/3/2021).

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra, mengatakan penangkapan kedua pelaku, dilakukan atas laporan korban yang mengaku kehilangan sepeda motor sekitar pukul 00.00 WIB, Sabtu (23/1/2021) kemarin.

Dari keterangan korban, lanjut Reza, awalnya korban bersama pacarnya pergi mencari makan, kemudian sekitar pukul 01.10 WIB pulang ke rumah pacarnya dan memarkirkan sepeda motornya merk Honda Vario BP 3607 FW didepan rumah pacarnya dalam keadaan tidak terkunci stang.

“Kemudian korban tertidur di rumah pacarnya. Dan paginya saat hendak mau pulang, ternyata sepeda motor yang diparkir di depan rumah saat itu sudah tidak ada lagi,” kata Rio, Rabu (24/3/2021).

Atas kejadian itu, selanjutnya korban sempat berusaha mencari sebelum akhirnya, melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tanjungpinang.

Selanjutnya dari hasil penyidikan, unit Jatanras Sat Reskrim Polres Tanjungpinang dan anggota Reskrim Polsek Bukit Bestari yang mendapatkan laporan, seorang laki-laki yang menyimpan 1 unit sepeda motor yang diduga kuat merupakan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor(curanmor) yang dilakukan di Jalan Sei Serai Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang.

“Kita melakukan penyelidikan di seputaran jalan RH Fisabilillah KM 8 atas Kota Tanjungpinang,” paparnya.

Malamnya anggota langsung mendatangi kos-kosan diduga pelaku di jalan transito Gang Sukajaya II, Disana didapati 1 unit kendaraan motor, parkiran depan rumah terlapor.

Selanjutnya, tim melakukan pengecekan terhadap 1 unit kendaraan bermotor yang di cek no rangka dan no mesin, Hasilnya sama dengan sepeda motoe milik korban Shaiful.

“Kemudian terlapor dan barang bukti di bawa ke Mapolres Tanjungpinang guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Atas perbuatannya kedua terdakwa dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...