Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ansar Sampaikan Komitmennya Laksanakan Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih dan Terbuka

Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad menyerahakan cendra mata berupa plakat provinsi Kepri ke Pimpinan KPK (foto: Humas Provinsi Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Gubernur provinsi Kepri Ansar Ahmad menyampaikan salah satu misinya dalam memimpin Provinsi Kepri akan melaksanaan tata kelola Pemerintahan yang Bersih, terbuka dan berorientasi pelayanan.

Tata kelola pemerintahan yang bersih, lanjutnya menjadi satu dari tujuh program unggulan Visi dan Misinya, dan akan dituangkan dalam Rencana Perencanaan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021–2026.

“Kami berharap dengan pemerintahan yang bersih, terbuka dan akuntable, akan dapat mempercepat pencapaian visi “Terwujudnya Kepulauan Riau Yang Makmur, Berdaya Saing Dan Berbudaya,” kata Ansar pada rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Pemerintah Daerah Se-Provinsi Kepulauan Riau yang dihadiri KPK di Aula Wan Sri Beni Dompak, Tanjungpinang, Rabu (24/03/2021).

Pemerintah provinsi Kepri, lanjutnya sangat menyambut baik kehadiran dan program koordinasi, supervisi dan pencegahan korupsi yang dilaksanakan KPK di Kepri.

Program yang sudah dilaksanakan di seluruh Pemerintah daerah sejak 2017 itu, saat ini telah terlihat, atas semkain mudahnya masyarakat menerima pelayanan, terbukanya pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang selama ini menjadi salah satu sumber terbesar terjadinya korupsi di Indonesia.

Korupsi sebagai kejahatan terkoordinir, sangat merusak sendi-sendi bangsa, membuat cita-cita luhur pendiri bangsa sulit untuk diraih, kesejahteraan masyarakat terabaikan.

“Oleh karenanya, saya bersama Wakil Gubernur Kepulauan Riau mempunyai misi yaitu “Melaksanaan Tata Kelola Pemerintahan Yang Bersih, Terbuka dan Berorientasi Pelayanan,” ujarnya

Tentang Capaian atas indikator korsupgah KPK pada 2020 di Kepri yang baru 75,29 persen, Ansar juga mengakui capaian itu mengalami penurunan.

Kedepannya lanjut Ansar, dirinya akan lebih meningkatkan komitmen terhadap program-program pencegahan korupsi pada pemerintah Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021 dan tahun-tahun berikutnya.

Mantan DPR-RI ini juga berharap, KPK dapat bantuan dan mendukung serta memberikan pedoman dan membimbing, dalam menjalankan program-program anti korupsi di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam mewujudkan cita-cita luhur bangsa demi kesejahteraan rakyat, Ansar mengatakan, program pencegahan korupsi, harus terus dikedepankan.

“Program pencegahan ini, tidak hanya dilaksanakan oleh KPK, melainkan oleh seluruh pemerintah daerah mulai dari provinsi, kabupaten dan kota se-Kepulauan Riau,” tegasnya.

Bahkan lanjutnya, program pencegahan korupsi dapat dimulai dari identifikasi celah-celah pengendalian yang menyebabkan terjadinya fraud. Menetapkan rencana tindakan pengendalian yang tepat, efektif dan efisien dan melakukan pemantauan yang memadai atas rencana yang telah ditetapkan.

“Rangkaian tersebut, harus kita mulai dari sekarang, untuk mengawal visi dan misi RPJMD yang akan ditetapkan. Sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” regasnya.

Melalaui Rapat Koordinasi Pencegahan yang dilakukan dengan KPK itu, Ansar mengharapkan akan menjadi momentum bersama dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi/kabupaten/ kota Se-Kepulauan Riau.

“Kita harus menyatukan langkah dan semangat yang sama, dalam upaya pencegahan korupsi. Kita harus punya keyakinan bersama bahwa “Korupsi adalah Musuh kita Bersama” tutupnya.

Dalam Rapat koordinasi ini, juga dilakukan penyerahan sertifikat tanah asset pemerintah daerah Se-Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 115 sertifikat, kemudian juga dilakukan penandatangan berita acara serah terima asset P3D dari Pemerintah Kota Tanjungpinang kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Hadira dalam kegiatan itu, Kasatgas I Korsopgah KPK RI Maruli Tua Manurung, Kasatgas Pendidikan RI Agung Kusnandar, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Jumaga Nadeak, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H.TS. Arif Fadillah.

Kemudian Kejati Kepri Hari Setiono, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, Kepala Zona Kamla Maritim Barat Laksamana Pertama TNI Hadi Pranoto, Kogabwilhan I Brigjen TNI Srigunanto.

Kemudian, Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Bupati/ Walikota Se-Provinsi Kepulauan Riau, Kepala kantor Kanwil BPN Provinsi Kepulauan Riau Askani serta pimponan Instansi Vertikal, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota Se-Provinsi Kepulauan Riau dan OPD Provinsi Kepulauan Riau.

Penulis:Redaksi
Editor :Redaksi

Comments
Loading...