Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tim Tabur Kejagung Amankan DPO Tersangka Korupsi Pasar Manggisan Jember

Tim Tabur Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Jember saat mengamankan Tersangka AS, DPO Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Konstruksi Pasar Manggisan Jember, di Lumire Hotel Jakarta.(Foto: ist/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Negeri Jember Jawa Timur, membekuk As (56) buronan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Konstruksi Pasar Manggisan di Lumire Hotel, Jakarta, pukul 20.40 WIB, Selasa (23/3/2021).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Agung dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Jember berhasil mengamankan 1 orang tersangka dalam perkara Dugaan korupsi pekerjaan konstruksi pasar manggisan yang merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Jember.

“AS merupakan pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Sedang/Berat Bangunan Pasar Tahun Anggaran 2018 pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jember,” kata Leonard dalam rilis yang dikirim Kasipenkum Kejati Kepri, Kamis (25/3/2021).

Leonard memaparkan, tersangka AS sebelumnya dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Januari 2021. Karena yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Jember untuk diperiksa sebagai Tersangka.

“Walaupun sudah dipanggil secara sah dan patut menurut ketentuan undang-undang, hingga kemudian tersangka AS diamankan di Lumire Hotel,” paparnya.

Tersangka sebelum ditangkap, telah dilakukan pemantauan oleh Tim Tabur dan setelah dipastikan keberadaan tersangka, tim tabur segera mengamankan yang bersangkutan tanpa perlawanan.

Selanjutnya, tersangka dibawa ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan guna diserahkan kepada Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Jember. Tersangka telah dilakukan swab antigen guna persyaratan penerbangan ke Jawa Timur untuk ditindaklanjuti penyidikannya oleh Kejaksaan Negeri Jember.

“Kasus ini masih dalam tahap penyidikan oleh Kejari Jember,” ucapnya.

Leonard menghimbau kepada seluruh Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya karena tidak ada tempat yang aman bagi para buronan.

Penulis:Roland/rilis
Editor :Redaksi

Comments
Loading...