Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Hari ini Imam, Khatib dan Marbot Disuntik Vaksin

Penyuntikan vaksin AstraZeneca di Aula Masjid Raya Dompak, Tanjungpinang.(Foto: Ismail/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mulai memberikan vaksin AstraZeneca kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi jenis tersebut disuntikkan kepada kelompok pemuka agama. Mulai dari imam, khatib, marbot, dan lain sebagainya.

Ketua Harian Satgas COVID-19 Kepri, TS Arif Fadillah, mengungkapkan, dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan pihaknya memprioritaskan memvaksinasi kelompok tersebut.

Ditargetkan untuk kelompok pemuka agama ini akan divaksinasi sebanyak 3 ribu orang. Meliputi imam, khatib, bilal, marbot, hingga badan kontak majelis taklim (BKMT) di Pulau Bintan.

“Vaksinasi sudah dimulai hari ini. Target kami selesai dua hari, dengan rincian Tanjungpinang 1.300 orang dan Bintan 1.700, jadi totalnya 3.000 orang,” ungkapnya usai meninjau pelaksanaan vaksinasi imam hingga marbot di aula Masjid Raya Pulau Dompak, Jumat (26/3/2021).

Ia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dilakukan di dua lokasi berbeda, yaitu di Kota Tanjungpinang, persisnya di aula Masjid Raya Pulau Dompak. Sementara, satu lokasi lainnya di Kabupaten Bintan, yang tersebar di sepuluh titik vaksinasi.

Berbeda dengan vaksin Sinovac, lanjut Arif, untuk vaksin AstraZeneca ini para kelompok pemuka agama akan menerima dua kali dosis vaksinasi, dengan rentang waktu selama 28 hari usai vaksinasi dosis pertama.

“Vaksinnya beda. Kalau sinovac, rentangnya hanya 14 hari,” ujarnya.

Lanjut Arif, vaksinasi ini bertujuan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada imam hingga marbot untuk melaksanakan salat tarawih di masjid saat Ramadhan.

Dengan divaksin, tentu mereka lebih percaya diri melayani jamaah di masjid. Tidak seperti Ramadhan tahun lalu, masjid tutup karena jamaah khawatir terpapar COVID-19.

“Tahun ini, kita upayakan masjid tetap buka. Tentunya setelah imam hingga marbot divaksin dan dibarengi protokol kesehatan ketat,” tutur Arif.

Sekdaprov Kepri ini menambahkan, pihaknya juga mendorong seluruh kabupaten/kota se Kepri melaksanakan vaksinasi untuk imam hingga marbot.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Pemprov Kepri akan berupaya secepatnya mendistribusikan vaksin AstraZeneca dari pusat ke daerah, selanjutnya diteruskan ke semua kabupaten/kota.

Sampai saat ini, Kepri baru terima 50 ribu dosis vaksin AstraZeneca. Tahap awal khusus Batam 35 ribu dosis, selebihnya Pulau Bintan (Tanjungpinang dan Bintan).

“Secara bertahap mulai minggu depan sudah masuk lagi ke Kepri, karena vaksin AstraZeneca yang akan dikirim pusat ke daerah ini totalnya sebanyak 260 ribu dosis,” demikian Arif.

Penulis:Ismail
Editor:Redaksi

Comments
Loading...