Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Presiden: Program Padat Karya Bantu Pulihkan Ekonomi Daerah

Presiden Joko Widodo saat membuka Musyarawah Nasional V Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (26/3/2021). (foto: bpmi setpres/muchlis jr./presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo mengungkapkan, program padat karya tunai menjadi kunci dalam memulihkan daya beli masyarakat. Sekaligus mengungkit ekonomi di tingkat daerah selama masa pandemi saat ini.

”Oleh sebab itu, program-program yang berkaitan dengan pemulihan ekonomi daerah harus memberi prioritas pada pembukaan lapangan kerja melalui padat karya tersebut,” kata Presiden saat membuka Munas V Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 26 Maret 2021.

Sebab itu, Presiden meminta program-program padat karya diperbanyak, karena rakyat sekarang ini butuh pekerjaan dan pendapatan. Pemerintah daerah juga harus merespons cepat kebutuhan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang banyak terdampak akibat pandemi ini.

”Meski bantuan bagi para pelaku UMKM telah diguyurkan oleh pemerintah pusat, apabila anggaran daerah memungkinkan, maka pemerintah daerah dapat ikut membantu meringankan beban bagi para pelaku UMKM di daerah masing-masing,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengingatkan agar proyek-proyek yang dijalankan pemerintah baik pusat maupun daerah harus menggunakan produk-produk lokal.

Di masa pandemi, imbuhnya, belanja pemerintah menjadi salah satu katalis bergeraknya perekonomian. Sehingga apabila pembelanjaan dilakukan kepada para produsen lokal, maka sektor produksi lokal juga akan ikut terungkit naik.

“Jangan sekali-kali untuk proyek pemerintah membeli produk luar. Untuk apa? Biar ada demand, biar ada konsumsi. kalau demand dan konsumsi naik, produksi di pabrik, produksi di industri, juga akan meningkat sehingga tidak ada yang melakukan PHK terhadap karyawannya,” ucapnya.

Lebih jauh, Presiden mengimbau kepada para bupati untuk dapat memanfaatkan peluang tersebut, dengan memberi bantuan serta pelayanan sebaik-baiknya bagi para pelaku usaha, khususnya yang melakukan kegiatan ekspor serta terhadap potensi investasi yang akan masuk ke daerahnya.

“Kalau ada pabrik yang ekspor, UKM yang ekspor, tolong ini didorong, diberikan bantuan. Kalau ada investasi yang datang di kabupaten Bapak/Ibu sekalian tolong dilayani sebaik-baiknya dengan cepat,” demikian Presiden.

Penulis: Redaksi/BPMI Setpres
Editor: Ogawa

Comments
Loading...