Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

1.443 Mubaligh, Imam dan Penjaga Masjid Disuntik Vaksin AstraZeneca

Kepala Dinas Kesehatan Bintan dr Gama AF Isnaeni. (foto: dokumentasi/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Sebanyak 1.443 pemuka agama di Kabupaten Bintan segera menjalani vaksinasi covid-19. Mereka terdiri dari mubaligh/da’i, penjaga masjid (marbot) bilal dan imam/khatib. Vaksinasi tersebut dimulai hari ini, Jumat (26/3/2021).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni, mengatakan ada 1.700 pemuka agama di Kabupaten Bintan akan disuntik Vaksin AstraZeneca. Namun untuk tahap ini sebanyak 1.443 orang yang disuntik terlebih dahulu.

“Total yang disuntik pada tahap ini 1.443 orang. Mereka tersebar di 10 kecamatan,” ujar Gama.

Pemuka agama yang disuntik vaksin tersebut terdiri dari 931 orang mubaligh/da’i, 189 orang penjaga masjid/bilal dan 323 orang imam/khatib. Setiap orang akan mendapatkan dua dosis atau dua kali suntikan vaksin dengan rentang waktu selama 28 hari dari vaksin pertama.

Untuk lokasi vaksinasinya, kata Gama, dari 23 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) hanya 15 puskesmas, klinik dan rumah sakit yang melayaninya. Sedangkan sisanya tidak melayani vaksinasi masal ini.

“Ada 8 fasyankes yang tak layani vaksinasi masal ini antara lain BKAL Tanjunguban, Puskesmas Kuala Sempang, Klinik Tiara Medika, Puskesmas Teluk Sebong, Puskesmas Berakit, Pustu Pangkil dan Klinik Polres, dan RSUD Bintan Kijang,” jelasnya.

Vaksinasi ini dilakukan secara bersamaan di 10 kecamatan. Meliputi Kecamatan Bintan Timur ada 249 orang terdiri dari 164 orang mubaligh/da’i, 38 orang penjaga masjid/bilal, dan 47 orang imam/khatib. Mereka semua divaksin di Puskesmas Kijang, Puskesmas Seilekop, dan Klinik Yakespen.

Kecamatan Bintan Utara ada 184 orang terdiri dari 125 orang mubaligh/da’i, 16 orang penjaga masjid/bilal, dan 43 orang imam/khatib. Mereka semua divaksin di Puskesmas Tanjunguban dan Klinik Ernes.

Kecamatan Seri Kuala Lobam ada 138 orang terdiri dari 90 orang mubaligh/da’i, 23 orang penjaga masjid/bilal, dan 25 orang imam/khatib. Mereka semua divaksin di Puskesmas Teluk Sasah dan RSUD EHD Tanjunguban.

Kecamatan Bintan Pesisir ada 95 orang terdiri dari 55 orang mubaligh/da’i, 12 orang penjaga masjid/bilal, dan 28 orang imam/khatib. Mereka divaksin di Puskesmas Kelong dan Puskesmas Numbing.

Kecamatan Gunung Kijang ada 144 orang terdiri dari 92 orang mubaligh/da’i, 21 orang penjaga masjid/bilal, dan 31 orang imam/khatib. Mereka semua divaksin di Puskesmas Kawal.

Kecamatan Mantang ada 65 orang terdiri dari 37 orang mubaligh/da’i, 14 orang penjaga masjid/bilal, dan 14 orang imam/khatib. Mereka semua divaksin di Puskesmas Mantang.

Kecamatan Tambelan ada 72 orang terdiri dari 61 orang mubaligh/da’i, 3 orang penjaga masjid/bilal, dan 8 orang imam/khatib. Mereka semua divaksin di Puskesmas Tambelan.

Kecamatan Teluk Bintan ada 171 orang terdiri dari 108 orang mubaligh/da’i, 26 orang penjaga masjid/bilal, dan 37 orang imam/khatib. Mereka semua divaksin di Puskesmas Teluk Bintan.

Kecamatan Teluk Sebong ada 178 orang terdiri dari 109 orang mubaligh/da’i, 21 orang penjaga masjid/bilal, 48 orang imam/khatib. Mereka semua divaksin di Puskesmas Sri Bintan.

Kecamatan Toapaya ada 147 orang terdiri dari 90 orang mubaligh/da’i, 15 orang penjaga masjid/bilal, dan 42 orang imam/khatib. Mereka semua divaksin di Puskesmas Toapaya.

Penulis: Hasura
Editor: Ogawa

Comments
Loading...