Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Apri Sujadi Tinjau Pelayanan RSUD Bintan Yang Sudah Dilengkapi PCR Swab

Bupati Bintan Apri Sujadi saat meninjau Pelayanan dan sarana prasarana RSUD Bintan di Kijang (Foto:Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Pemerintah kabupaten Bintan kembali melengkapai sejumlah sarana dan prasarana RSUD Kabupaten Bintan, untuk memberikan mutu dan kualiatas pelayanan terhadap pasien baik yang menderita covid-19 maupun pasien umum.

Untuk melihat kesiapan dan ketersediaan sarana dan prsasaranan RSUD dalam memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat, Bupati Bintan, Apri Sujadi didampingi Direktur RSUD Bintan, dr Beni Antoni dan Kadis Kesehatan Bintan dr Gama Isnaeni melakukan peninjauan kesiapan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di RSUD Bintan, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Senin (8/3/2021).

Bupati Bintan bersama kepala dinas dan Kepala RSUD Bintan, juga meninjau secara langsung ruangan kamar isolasi pasien yang terkonfirmasi positif covid-19 di RSUD tersebut, serta ruangan dan alat laboratorium PCR Swab RSUD Bintan yang saat ini mulai digunakan untuk meneliti sampel uji swab penderita virus corona.

Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan, pembangunan ruangan isolasi mandiri pasien Covid-19 akan segera dilakukan di RSUD itu. Ruang isolasi yang akan dibangun lengkap dengan dengan peralatan itu akan dilengkapi dengan fasilitas lainya layaknya ruang isolasi bagi pasien covid-19.

“Pembangunan ruangan tambahan untuk isolasi mandiri bagi pasien positif covid-19 akan kita upayakan disamping ruangan yang telah ada,” sebut Apri.

Apri Sujadi saat meninjau ruangan Isolasi sementara bagi pasien positif Covid-19 di Bintan (foto:Hasura/presmedia.id)

Kepada manajemen RSUD, Bupati Bintan ini juga menekankan, agar dapat memberi pelayanan maksimal dan sebaik-baiknya kepada pasien positif Covid-19 serta pasien umum yang datang dan berobat ke RSUD Bintan itu.

“Berikan pelayanan kesehatan maksimal, jangan buat masyarakat kecewa, kita harus membantu dan meringankan beban pasien yang sakit,” ujarnya.

Direktur RSUD Bintan, dr Beni Antoni mengaytakan, untuk saat ini, fasilitas ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19 di RSUD Bintan masih menggunakan ruangan sementarara.

Rencananya pada tahun ini akan dingangun ruangan baru sebagai deung isolasi, pada pasien positif Covid-19 di Bintan.

“Rencananya kedepan pemerintah daerah juga berencana membangun ruangan isolasi yang dianjurkan pemerintah pusat,” ucapnya.

RSUD Bintan Saat Ini Dilengkapi alat PCR Swab

Kepala dinas keseharan Kabupaten Bintan dr.Gamma AF Isinai juga mengatakan, saat RSUD kabupaten Bintan itu, telah dilengakapi dengan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk pengujian sampel Swab Covid-19. Demikian juga dengan ruangan pemeriksaan PCR, juga telah direnovasi.

Apri Sujadi saat memberikan arahan kepada Direktur RSUD Bintan tentang peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan (Foto:Hasura/presmedia.id)

“Pembeliaan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) dilakukan dinas Kesehatan dengan APBD Bintan Rp1.237.955.000, demikian juga renovasi dan alat-alat ruangan tekanan isolasi negatif untuk penanganan covid-19 Rp 175.500.000 serta Biomedical Freezer untuk penanganan covid-19,” ujarnya.

Alat tersebut lanjut Gamma, digunakan untuk pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Saat ini, PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit COVID-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus corona.

“Jadi Kabupaten Bintan telah memiliki Laboratorium Swab PCR test Covid-19 sendiri. Semua itu dialokasikan di APBD-P 2020 lalu,” sebutnya.

Untuk diketahui bersama bahwa salah satu langkah percepatan penanganan dan pencegahan Covid yang dilakukan pemerintah kabupaten Bintan adalah dengan percepatan testing covid-19. Baik melalui rapid diagnostic tes (RDT) maupun uji swab PCR.

Maka dengan adanya alat PCR Swab di RSUD intan ini, pemeriksaan tes PCR tidak perlu lagi dikirim ke luar kota seperti biasanya ke Kota Batam, melainkan hanya cukup di RSUD Bintan. Kemudian juga pemeriksaan pun dapat lebih cepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk kecepatan hasil pemeriksaan.

“Ini juga sebagai bagian tanggap dalam menghadapi masa pandemi covid-19 saat ini,” katanya.

Penulis:Hasuari
Editor :Redaksi

Comments
Loading...