Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Laka Maut di Bintan, Sebelum Tabrakan Ay Sempat Antar Pacarnya ke Kijang

Warga saat evakuasi pengendara motor Yamaha Mio, Ay ke mobil ambulan jenazah milik Masjid Ikhwanul Muslimin, Km 18 menuju rumah sakit. (Foto: Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Keluarga korban laka maut pengendara motor Yamaha Mio mengatakan, Ay ditabrak pengendara honda Scoopy di simpang Tiga Jalan Nusantara Km 18 saat mau pulang ke rumah, usai mengantarkan pacarnya ke Kijang.

Andri, paman korban menjelaskan, sebelum kejadian, korban Ay yang merupakan keponakannya itu sempat duduk-duduk dengan pacarnya di area kawasan Kantor Pertanian Km 18 Bintan.

Setelah itu, korban pamit mau pergi mengantarkan pacarnya dengan menunggangi Yamaha Mio BP 4899 BC ke Kijang. Setelah mengantarkan pacarnya itu, korban mengaku akan langsung pulang ke rumahnya di Kampung Banjar, Kecamatan Gunung Kijang.

Namun naas, setibanya di simpang tiga Jalan Nusantara Km 18, motor korban Ay ditabrak Dd pengemudi motor Honda Scoopy BP 3923 PC.

“Kami dapat informasi, saat itu pengemudi motor Honda Scoopy itu memakan badan jalan dan mengemudikan motornya dengan sangat laju, hingga ¬†tabrakan tak dapat terelakkan,” ujar Andri pada wartawan Rabu (31/3/2021).

Akibat tabrakan itu lanjutnya, dada Ay keponakannya itu mengalami luka dalam yang diduga akibat terbentur dengan stang motor. Selain itu bagian kepalanya juga mengalami luka.

“Pengemudi Honda Scoopy itu menurut warga saat itu sangat laju. Sedangkan keponakan kami tidak laju, makanya ketika jatuh masih bersama motornya. Sepertinya dia menahan motornya sendiri,” ujar Andri lagi.

Usai kecelakan, lanjutnya, almarhum Ay saat itu langsung dibawa ke rumah sakit dan mendapat perawatan dari tim medis. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan karena mengalami luka dalam.

“Saat di RS malam itu, pernafasan sudah dibantu dengan selang, tapi tidak dapat tertolong lagi (nyawanya-red),” ucapnya dengan sedih.

Terkait dengan proses hukum keluarga korban mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian. Saat ini, pihak keluarga masih berkabung dengan kejadian naas yang dialami anak abangnya itu.

Penulis:Hasura
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...