Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dilimpah ke PN, Kerugian dan Pasal Sangkaan Tersangka Tunggal Korupsi di Dishub Batam Tak Jelas

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang.(Foto: Dokumentasi/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kejaksaan negeri Batam melimpahkan Berkas perkara tersangka Hariyanto, dalam dugaan korupsi pengurusan rekomendasi penetapan jenis dan sifat kendaraan tahun 2018 hingga tahun 2020 di dinas perhubungan Batam ke PN Tipikor Tanjungpinang.

Pelimpahan Berkas perkara ini, diterima kepaniteraan pidana khusus Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Kamis (1/4/2021).

Namun berapa jumlah nilai kerugian dan pasal yang disangkakan terhadap tersangka Heriyanto, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Batam enggan membeberkan.

Humas PN Tanjungpinang, Eduard MP Sihaloho, membenarkan telah diterimanya Berkas perkara tersangka tunggal dugaan korupsi dari Kejaksaan Negeri Batam itu.

Saat ini lanjutnya, proses register perkara di kepaniteraan Pidana Khusus PN Tipikor Tanjungpinang masih dilakukan.

“Berkas perkara itu dilimpahkan oleh Jaksa dari Kejari Batam atas nama tersangka Heriyanto dan sudah di registrasi kepaniteraan,” ujar Eduard Kamis (1/4/2021).

Saat ini lanjut Eduard, penunjukan Majelis Hakim yang akan menyidangkan dan penetapan sidang oleh Majelis akan segera ditunjuk dan ditetapkan.

Mengenai nilai kerugian dan pasal yang disangkakan, Eduard juga mengaku belum mengetahuinya, dan meminta wartawan agar menanyakan hal tersebut ke Kejaksaan negeri Batam.

Sementara itu, Kepala kejaksaan negeri Batam Polii dan kepala seksi Pidana Kasus Kejaksaan Negeri Batam Hendar, yang dikonfirmasi dengan nilai kerugian dan pasal yang disangkakan pada tersangka Heriyanto pada berkas perkara korupsi yang dilimpahkan itu, juga belum memberikan jawaban.

Demikian juga saat ditanya status kepala dinas Perhubungan Batam Rustam Efendi yang memerintahkan tersangka Heriyanto sebagai Kepala Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor pada Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Batam.

Upaya konfirmasi atas pasal sangkaan, dan kerugian negara, serta status Kepala dinas Perhubungan Batam Rustam Efendi ini masih terus diupayakan.

Sementara itu, dari data SIPP PN Tipikor Tanjungpinang, yang diamati media, Pihak Pengadilan hanya menerapkan nomor perkata, identitas terdakwa serta Jaksa Penuntut Umum yang menangani.

Sedangkan mengenai uraian dakwaan, nilai kerugian serta pasal yang disangkakan, PN Tanjungpinang tidak menerapkan didalam SIPP PN itu.

Data yang diperoleh wartawan di SIPP PN Tanjungpinang, hanya menyebut pada 2018 tepatnya di awal masa jabatan Kepala Dinas Perhubungan Saksi Rustam Efendi Bin Baduadi, bertempat di Kedai Kopitiam Segar Kelurahan Sukajadi Kecamatan Batam Kota, Aparatur Sipil Negara Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Batam yaitu Terdakwa Hariyanto,selaku Kepala Seksi Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Batam, mendapat perintah dari Saksi Rustam Effendi selaku Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam,

Kepala dinas Perhubungan Rustam Efendi memerintahkan terdakwa Wriyanti untuk mengundang para pihak atau mitra Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Batam yaitu penerima layanan Pengujian Kendaraan Bermotor wajib KIR (kendaraan angkutan barang atau angkutan barang komersil kondisi baru).

Penulis Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...