Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pastikan Pelayanan Berjalan Maksimal, Wabup Bintan Kunjungi Sejumlah OPD Bintan

*Setiap OPD Diminta Miliki Inovasi Pelayanan

Wakil Bupati Bintan Roby Kurniawan saat melakukan pengecekan data Infromasi di Dinas Kominfo Bintan (Foto:Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Wakil Bupati (Wabup) Bintan, Roby Kurniawan mengharapkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD Kabupaten Bintan memiliki inovasi dalam meningkatkan pelayan kepada masyarakat.

Inovasi tersebut dibutuhkan, untuk mempercepat dan mempermudah setiap urusan masyarakat, baik secara administrasi dan pelaksanaan program pembangunan di Bintan.

Hal itu dikatakan Roby Kurniawan, usai melaksanakan Kunjungan ke 9 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bintan di Tanjungpinang dan Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, guna memastikan berjalannya pelayanan pada masyarakat kendati dalam susana Pandemi Covid-19.

Kunjungan pertamanya yang berlangsung selama 2 hari, 22-23 Maret 2021, diawali dengan kunjungan ke 4 OPD Bintan di Kota Tanjungpinang, Senin (22/3/2021). Sejumlah OPD yang dikunjungi antara lain adalah, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Di dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan, Roby mengatakan, Dinas ketenagakerjaan sebagai Disnaker pemberi pelayanan, fasilitator dan pengawasan, harus memberi pelayanan informasi ketenagakerjaan dengan baik pada masyarakat pencari kerja ditengah pandemi saat ini melalui informasi.

Wakil Bupati Bntan saat mengunjungi sistim pelayanan di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan (Foto:Hasura/Presmedia.id)

“Dalam memberikan informasi, Dinas Tenaga kerja, harus dapat pengembangan inovasi, untuk memudahkan pencari kerja, mendapatkan fasilitas dan informasi tentang ketenagakerjaan dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara dinas DLH, Roby juga meminta agar permasalahan penanganan sampah dan Limbah yang mengancam lingkungan di Kabupaten Bintang hendaknya bisa teratasi dengan baik.

Sementara mengenai Tupoksi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bintan sebagai pemberi layanan administrasi kependudukan, Roby mengharapkan, harus memberikan pelayanan maksimal dengan menyesuaikan adaptasi dan inovasi kerja dalam memberi pelayanan di bidang administrasi kependudukan (Adminduk).

Sementara Kesbangpol Bintan, dibutuhkan kesigapan dari seluruh stakeholder yang ada terhadap program pemulihan ekonomi yang akan dilakukan dimana salah satunya Kesbangpol Bintan memiliki peran tersebut.

“Kesbangpol juga memiliki peran sebagai arah petunjuk dan mengambil langkah kebijakan untuk terpeliharanya stabilitas keamanan lingkungan,” jelasnya.

Sedangkan pada hari kedua, Selasa (23/3/2021) Roby kembali mengunjungi 5 OPD di Pusat Pemerintahan Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu. Ke 5 OPD yang disambangi adalah, Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes) serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Wakil Bupati Bntan saat melihat langsung proses pelayanan adinistrasu Kependudukan di Disdukcapil kabupaten Bintan (foto:Hasura/Presmedia.id)

Roby mengatakan, kunjungan yang dilakukan, untuk memastikan pelayanan publik terus berjalan di Kabupaten Bintan. Di dinas Kominfo, Roby mengatakan, sebagai lembaga pemberi informasi sekaligus pusat data program pembangunan kabupaten Bintan, Diskominfo diminta agar dapat saling koordinasi dengan seluruh OPD di Bintan.

“Melalui koordinasi itu, Kominfo dapat menyebarluaskan, informasi yang dibutuhkan masyarakat, serta mensosialisasikan segala bentuk program maupun kebijakan daerah dalam pelaksanaan pembangunan,” ujarnya.

Di Dinas Pendidikan, Roby juga mengatakan, Disdik sebagai OPD penempa SDM kabupaten Bintan, diharapkan, terus meningkatkan dunia pendidikan di Kabupaten Bintan. Baik SDM tenaga pendidikan maupun anak didiknya.

“Apalagi sebentar lagi anak-anak akan menghadapi ujian akhir di masa pandemi covid-19 ini. Jadi harus dipersiapkan semuanya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” sebutnya.

Selanjutnya di Dinas Kesehatan. Ia mengatakan, Dinkes Bintan sebagai ujung tombak penanganan dan pencegahan covid-19, diharapkan dapat bekerja ekstra keras, mencegah penularan Covid, pelacakan atau Mitigasi, demikian juga perawatan dan pemulihan, masyarakat yang terpapar Covid-19.

“Kita sangat berharap, peran Dinkes Bintan ini, memberi pelayanan dan sosialisasi pada masyarakat tentang, pentingnya hidup sehat, sosialisasi protokol kesehatan dalam upaya menekan angka penularan virus tersebut. Kemudian juga mensukseskan vaksinasi massal,” ujarnya.

Wakil Bupati Bintan Apri Sujadi Roby Kurnaiwan turun ke lapangan mendatangi dan berdialog dengan warga.

Untuk Dishub yang mengatasi masalah transportasi diminta mampu meningkatkan kedisiplinan para pengendara. Kemudian juga mengoptimalkan keberadaan transportasi sampai menembus pelosok daerah ini.

Terakhir Dispora diharapkan mampu membina, melatih dan mencetak para pemuda dan generasi penerus semakin berkualitas. Khususnya di era digitalisasi 4.0 ini berikan mereka pelatihan agar mampu memanfaatkan potensi-potensi yang ada di daerah ini. Baik dari segi wisata maupun olahraganya.

“Penyesuaian adaptasi khususnya di masa pandemi membutuhkan sebuah inovasi terhadap pola kerja yang menyangkut kualitas pelayanan,” ucapnya.

Tiap OPD Wajib Memiliki Minimal 1 Inovasi

Kini dibutuhkan gerak cepat dan tepat dengan orientasi layanan kepada masyarakat. Tentunya itu dapat terlaksana dengan baik melalui sebuah inovasi yang baru. Melalui inovasi itu juga bisa menyikapi dampak pandemi covid-19 salah satunya melalui penanganan pemulihan ekonomi.

“Saya berharap semua bisa terlibat dalam meningkatkan ekonomi melalui tugasnya masing-masing,” kata Roby Kurniawan.

Pria kelahiran Kota Tanjungpinang 3 Juni 1993 ini menginstruksikan setiap OPD di lingkungan Pemkab Bintan, harus memiliki minimal 1 inovasi guna meningkatkan kapasitas pemerintah daerah.

Bupati dan wakil Bupati Bintan Apri Sujadi dan Roby Kurniawan saat berdiskusi dengan Buparti.

“Wajib hukumnya setiap instansi minimal memiliki 1 inovasi. Ini untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pelayanan kepada masyarakat,” sebutnya.

Lebih rinci ia menjelaskan dalam merumuskan inovasi ini mengacu beberapa prinsip. Diantaranya peningkatan efisiensi, perbaikan efektivitas kinerja, perbaikan kualitas pelayanan, serta berorientasi kepada kepentingan dan layanan kepada masyarakat umum.

“Silahkan nanti setiap OPD membuat inovasi. Hal yang paling penting adalah untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pelayanan kepada masyarakat serta berorientasi kepada efisiensi dan efektivitas kinerja,” ucapnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi 

Comments
Loading...