Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tak Dihadiri Pimpinan OPD, Paripurna Ranperda Perseroda ‘Dihujani’ Interupsi

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kepri Lis Darmansyah tampak kecewa dengan absennya sejumlah pemangku kebijakan di OPD Kepri pada Sidang Paripurna Ranperda Perseroda, Selasa 6 April 2021. (foto: ismail/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Suasana sidang paripurna jawaban Pemerintah Provinsi Kepri terhadap Ranperda Perseroan Daerah (Perseroda) PT Pembangunan Kepri dan PT Pelabuhan Kepri, Selasa (6/4/2021) ‘dihujani’ interupsi.

Pasalnya, sidang paripurna terbuka berlangsung di Ruang Utama Gedung DPRD Kepri, Dompak itu, tidak dihadiri oleh unsur pimpinan dari organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemprov Kepri.

Tak saja itu, jajaran direksi dan komisaris baik dari PT Pembangunan Kepri maupun dari PT Pelabuhan Kepri. Tak satupun nampak batang hidungnya.

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan, Lis Darmansyah, menuturkan seharusnya paripurna yang sangat penting ini dihadiri oleh OPD terkait. Baik, dari biro ekonomi, serta direksi dan komisaris masing-masing badan usahanya.

Menurutnya, meski pandangan umum fraksi terhadap kedua ranperda tersebut telah dilaksanakan sebelumnya. Bukan berarti pembahasannya selesai. Bisa saja fraksi tidak menyetujui pembahasannya untuk dilanjutkan.

Lis mengaku tidak mempermasalahkan paripurna tersebut yang hanya dihadiri oleh Sekda. Tetapi pihaknya justeru pertanyakan pimpinan OPD terkait yang malah absen.

”Kalau hanya mengutus kabag dan kasubag berarti sama saja tidak menghargai. Kalau begini kami fraksi PDI Perjuangan menjadi yang pertama menolak kedua ranperda ini,” kecam Lis setengah kesal.

Hal senada juga dikatakan Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Sahat Sianturi. Ia mengatakan, akan mengakomodir semua hal demi kepentingan yang baik ke depannya, termasuk ranperda perseroda tersebut.

“Ini menunjukkan tidak adanya koordinasi, karena jadwalnya sudah diatur jauh-jauh hari,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kepri, Raden Hari Tjahyanto saat memimpin tetap melanjutkan paripurna. “Pemprov Kepri diminta menindaklanjuti catatan tersebut,” demikian Raden.

Penulis: Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...