Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Penyidik KPK Periksa M.Yatir dan Mantan Dirut BUMD Tanjungpinang

*Terkait Korupsi BKC di BP.Kawasan Bintan

Anggota DPRD Bintan M.Yatir saat di Polres Tanjungpinang. (Foto; Roland/presmedia.id)

PRESEMDIA.ID, Tanjungpinang- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali memanggil dan memeriksa 5 saksi, termasuk anggota DPRD Bintan Muhammad Yatir dan mantan Direktur BUMD PT.Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) Zondervan.

Pemanggilan sejumlah saksi itu, masih berkaitan dengan dugaan korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai (BKC) di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 sampai 2018.

Pemeriksaan dan pemanggilan M.Yatir dan sejumlah saksi lainya, dilakukan penyidik KPK di gedung Antan Seludang Polres Tanjungpinang, Selasa (6/4/2021).

Plt.Juru Bicara KPK Ali Fikri, membenarkan pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah saksi terkait dugaan korupsi pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 sampai 2018 itu.

Ali memaparkan, kelima saksi yang dipanggil dan dimintai keterangan itu diantaranya, Muhammad Yatir anggota DPRD Kabupaten Bintan periode 2019 sampai 2024, Yuhendri Putra dari pihak swasta dan Zondervan mantan Direktur BUMD PT.Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB).

“Selanjutnya Azirwan pensiun PNS, dan Yulis Helen Romanauli staf sekretariat Bidang Perindag dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan Bintan Wilayah Kabupaten Bintan,” kata Ali.

Pantun di Polres Tanjungpinang, Sejumlah saksi yang diperiksa dalam dugaan korupsi itu, termasuk M.Yatir juga terlihat hadir memenuhi panggilan penyidik KPK.

M.Yatir Mengaku Belum Diperiksa KPK

Namun demikian, Muhammad Yatir membantah, kalau dirinya diperiksa oleh Penyidik KPK. Kepada wartawan M.Yatir mengaku keberadaanya diatas tidak ada yang tahu diperiksa.

“Tak ada diperiksa, tidak ada tau siapa yang diperiksa juga. Saya sendiri saja diatas,” kata Yatir saat ditanya sejumlah media.

Namun ketika ditanya, tujuan keberadaanya mendatangi penyidik KPK di gedung Antan Seludang Polres Tanjungpinang yang sedang memeriksa sejumlah saksi saat itu, Yatir enggan menjawab dan hanya terus berjalan menuju mobil pribadinya meninggalkan Mapolres Tanjungpinang.

Pada Senin (5/4/2021) kemarin, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memeriksa sejumlah pejabat Bintan dalam dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan ini di Mapolres Tanjungpinang

Sejumlah saksi yang diperiksa itu adalah, Alfeni Harmi, staf Bidang di Dinas Perindag dan Penanaman Modal Badan Pengusahaan Bintan wilayah Kabupaten Bintan dan Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan di DPMPTSP Bintan.

Kemudian Yurioskandar, anggota 2 Bidang Pelayanan Terpadu BP Kawasan Bintan. Rizki Bintani, Kasubag Fasilitasi dan Koordinasi Pimpinan Kabupaten Bintan atau Ajudan Bupati Bintan Periode 2016 sampai 2021. Serta Mantan Kepala BP Bintan 2011 sampai 2016 Mardiah, dan Restauli Pensiunan PNS.

Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya juga telah melakukan penggeledahan dan penyitaan sejumlah barang bukti dari sejumlah rumah dan Gudang di Tanjungpinang dan Bintan.

Sejumlah rumah yang digeledah di Tanjungpinang itu adalah, di jalan Sultan Sulaiman diduga rumah kepala BP.Kawasan bintan Saleh Umar, di Perumahan Rawa Sari rumah anggota II BP.Kawasan Yurioskandar, dan rumah Mardiah di jalan Haji Ungar kota Tanjungpinang.

Tim penyidik KPK, juga sebelumnya, melakukan penggeledahan Rumah bupati Bintan Apri Sujadi, Kantor Bupati Bintan, kantor Badan Pengusahaan Kawasan Bintan, serta gudang rokok dan minuman beralkohol (mikol) di Tanjung Uban.

Penulis:Roland
Editor :Redaksi

Comments
Loading...