Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dinkes ‘Banjir’ Keluhan Efek Samping dari Penerima Vaksin AstraZeneca

Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (foto: dokumentasi/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau, Mohammad Bisri, mengakui belakangan ini pihaknya ‘banjir’ keluhan dari warga mengenai efek samping paskasuntik vaksin AstraZeneca.

“Memang banyak keluhan yang kita terima, tapi sifatnya masih biasa-biasa saja,” ucapnya, belum lama ini.

Ia menjelaskan, efek samping yang dikeluhkan tersebut bermacam-macam. Mulai dari pusing, demam, tidak enak badan, hingga ada yang muntah.

Namun demikian, Bisri mengingatkan ketika mendapatkan efek samping itu, agar masyarakat tidak khawatir dan panik.

”Karena, menurut Kemenkes, BPOM, dan WHO efek samping itu merupakan hal yang wajar dan sudah diperhitungkan,” terang Bisri.

Bahkan, imbuhnya, dinkes juga sudah menyiapkan tata cara penanganan efek sampingnya. Jika masih efek ringan seperti pusing, atau tidak enak badan maka istirahatkan tubuh.

Kalau kategori sedang, seperti demam bisa meminum obat paracetamol. Namun, jika sudah efek samping berat, mulai dari muntah, ruam, alergi atau sampai hilang kesadaran, maka dapat langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Yang penting kita ingatkan jangan panik. Karena, efek itu sudah diperhitungkan sebelumnya, sebab tubuh langsung bereaksi saat menerima vaksin,” ungkap Bisri.

Menurutnya, vaksin AstraZeneca ini memiliki efek yang cukup tinggi dibandingkan Sinovac. Maka dari itu, rentang waktu antara vaksin 1 dan 2 pada AstraZeneca ini dilakukan agak panjang.

”Jika Sinovac rentang waktunya 14 hari, maka pada vaksin Astrazeneca diberikan rentang waktu mulai 28 hari ke atas. Sinovac efek sampingnya rendah. Namun efektifitasnya juga ‘lite’. Dua dosis baru naik. Sedangkan AstraZeneca satu dosis saja sudah naik,” tutur Bisri.

Sementara itu, salah satu warga, Tomi, mengaku dirinya mengalami demam pasca disuntik vaksin AstraZeneca. Tak hanya dirinya, sang istri yang juga disuntik vaksin beberapa waktu lalu, juga mengalami demam sama.

“Selain saya dan istri, kawan-kawan satu kelompok yang disuntik vaksin juga semuanya rata-rata demam,” ucap pria yang berprofesi sebagai guru tersebut.

Penulis: Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...