Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Berkas Perkara Dugaan Gelar Palsu Oknum Anggota DPRD Tanjungpinang Dilimpah ke PN

Terduga pengguna gelar palsu M MPd, oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang Rini Pratiwi saat penyiidikan di Polres Tanjungpinang (Foto:Roland/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang, melimpahkan berkas perkara dugaan penggunaan gelar palsu, terdakwa Rini Pratiwi, oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang Wawan Rusmawan, mengatakan pelimpahan berkas perkara tersangka Rini Pratiwi ke PN Tanjungpinang itu dilakukan setelah sebelumnya, penyerahan tahap II dan rencana dakwaan atas kasus tersebut selesai dilakukan kejaksaan.

“Pelimpahan berkas Perkara kasus gelar Palsu itu ke PN, kami lakukan hari Senin (5/4/2021) kemarin,” kata Wawan saat di konfirmasi PRESMEDIA.ID, Selasa (6/3/2021).

Dalam melakukan Penuntutan, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang juga menugaskan dua Jaksa Penuntut Umum (JPU), yaitu JPU pertama langsung ditangani Kepala seksi pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Tanjungpinang dan JPU kedua Mona Amalia.

“Pasal yang disangkakan Pasal 68 Ayat 3 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,” ucapnya.

Mengenai pelaksanaan sidang, Wawan menyebutkan sampai saat pihaknya masih menunggu informasi penetapan sidang dari hakim di PN Tanjungpinang.

“Belum ada penetapan sidangnya, masih nunggu dari hakimnya,” ucapnya.

Ditempat terpisah, Humas PN Tanjungpinang Eduard MP Sihaloho belum memberi tanggapan mengenai pelimpahan berkas perkara gelar palsu atas nama Rini Pratiwi tersebut.

Namun berdasarkan SIPP PN Tanjungpinang berkas perkara terdakwa Rini Pratiwi teregister di PN Tanjungpinang dengan nomor perkara 114/Pid.Sus/2021/PN Tpg dengan klasifikasi kasus lain-lain, Berkas perkara terdakwa Rini Pratiwi dilimpahkan Jaksa ke PN Tanjungpinang Senin 6 April 2021.

Dalam perkara dugaan pemalsuaan gelar ini, Terdakwa Rini Pratiwi dijerat dengan Pasal 68 ayat (3) Jo Pasal 21 ayat (4) UU RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, atas dugaan “Menggunakan gelar lulusan yang tidak sesuai dengan bentuk dan singkatan yang diterima dari perguruan tinggi yang bersangkutan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (4) UU Sisdiknas.

Sebagaimana diketahui, terdakwa Rini Pratiwi adalah politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tanjungpinang yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penggunaan gelar akademik yang tidak sesuai dengan gelar yang diberikan perguruan tinggi saat mencalonkan sebagai Caleg pada Pemilihan Legislatif 2019 lalu.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi  

Comments
Loading...