Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Jelang Lebaran, DPRD Minta Pemprov Kepri Perbolehkan Warga Pulang Kampung

Wakil Ketua III DPRD Kepri Tengku Afrizal Dachlan. (foto: ismail/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepri Tengku Afrizal Dachlan mendukung kebijakan larangan mudik Idul Fitri yang dikeluarkan pemerintah pusat.

Namun demikian, dirinya berharap pemerintah melonggarkan penerapan mudik lokal antar pulau di satu wilayah tertentu.

“Istilahnya ini mudik lokal, minta relaksasilah. Karena ini antar pulau satu wilayah. Namun tetap dengan mematuhi protokol kesehatan,” ungkapnya, Rabu (7/4/2021).

Ia menjelaskan, pertimbangan diperbolehkannya mudik lokal tersebut mengingat kondisi geografis Kepri yang terpisah pulau antar wilayahnya.
Sehingga, penyebaran COVID-19 bisa ditekan dengan tetap memperketat jalur mobilitas warga di kawasan pelabuhan.

Terlebih lagi, penyebaran COVID-19 di Kepri tidak semasif daerah lain. Misalnya Pulau Jawa yang warganya lebih mudah datang dan pergi akibat satu daratan.

“Karena kita ini daerah pulau. Ditambah mobilisasi orang tidak seramai di Jawa, sehingga penyebaran COVID-19 cukup terkendali,” katanya.

Pertimbangan lainnya, lanjut Afrizal, dari tujuh kabupaten/kota sekitar, saat ini tiga kabupaten sudah zona hijau COVID-19. Yaitu Kabupaten Lingga, Kabupaten Anambas, dan Kabupaten Natuna.

Sementara empat kabupaten/kota lainnya, ada zona kuning hingga zona oranye. Oleh karena itu, ia berpendapat agar mudik lokal tetap diperbolehkan menjelang lebaran nanti.

“Kita tetap perketat dengan alat pendeteksi COVID-19, seperti GeNose atau Rapid Test. Kalau memang ada penumpang terindikasi COVID-19. Sebaiknya, tidak usah diberangkatkan,” demikian Politikus Nasdem ini.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, sebelumnya mengaku belum menentukan penerapan kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Ia mengatakan, kendati pun nanti tidak larangan mudik, namun pihaknya akan memperketat sistem penerapan protokol kesehatan kepada para penumpang.

”Mulai dari masuk ke dalam area pelabuhan hingga masuk ke dalam kapal.
Kita perketat nantinya,” tegas Ansar.

Kemudian, untuk mengatasi membludaknya penumpang pada musim mudik nanti, pihak Pemprov Kepri juga akan menyiapkan tambahan armada kapal.

”Jika kapal yang tersedia lebih banyak, maka potensi berkeruman pun bisa diatasi dengan baik. Contohnya, biasanya jam 8 pagi satu kapal, maka kita akan siapkan tiga kapal,” demikian Gubernur Ansar.

Penulis: Ismail
Editor: Ogawa

Comments
Loading...