Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Sebanyak 109 TKI Deportasi dari Malaysia Tiba di Tanjungpinang

Petugas saat melakukan penjemputan dan pengantaran TKI Deportasi asal Malasyia di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Tanjungpinang (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang-  Sebanyak 109 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang deportasi negara Malaysia, tiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kamis (8/4/2021).

Pemulangan ratusan TKI deportasi ini, merupakan yang kesekian kali dilakukan pemerintah Malaysia pada masa pandemi Covid-19 pasca ditutupnya akses transportasi internasional dari Malaysia-Tanjungpinang Indonesia.

Koordinator Pemulangan Kementerian Sosial Direktorat Rehabilitasi Sosial, Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Peter M Matakena, mengatakan dari data yang diperoleh menyebut sebanyak 110 orang TKI yang dideportasi.

“Namun sesuai manifes dan jumlah riil di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang hanya 109 orang yang dideportasi. Sementara 1 orang lagi batal diberangkatkan karena sakit,” kata Piter.

Ia memaparkan, dari seluruh TKI yang dideportasi itu, 75 orang merupakan laki-laki dan 34 orang perempuan.

TKI Deportasi dibagi Dua Kelompok
 
Setelah sampai di Tanjungpinang, seluruh TKI ini dibagi dalam dua kelompok. Kedua kelompok itu adalah, yang terindikasi tidak sehat tetapi bukan terindikasi Covid-19 dan dan kelompok yang sehat.

“Dari jumlah itu 64 orang TKI kita ditempatkan di RPTC Senggarang, yang terdiri dari 54 orang laki-laki dan 10 orang perempuan,” ujarnya.

Sedangkan pada kelompok yang tidak sehat ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT-BP2MI) Tanjungpinang.

“Jumlahnya ada sebanyak 45 orang, diantaranya 21 laki-laki dan 24 orang perempuan. Ke sejumlah TKI ini, tergolong rentan dan sakit, sakitnya apa kami kurang paham yang jelas bukan Covid-19,” paparnya.

Ke seluruh TKI yang dideportasi, ujarnya berasal dari daerah Sumatera, Kepri dan Jawa.

Dalam pemulangan, seluruh TKI sebelumnya juga dilakukan tes PCR baik dari Malaysia maupun sampai di Pelabuhan SBP Tanjungpinang oleh Dinas Kesehatan.

“KKP Tanjungpinang melakukan PCR selanjutnya menunggu hasil 4 hingga 5 hari dan mereka dikarantina,” ucapnya.

Sementara itu, untuk pemulangan ke daerahnya, masing-masing TKI belum diketahui kapan, karena masih mengikuti protokol kesehatan.

“Kita masih menunggu apakah harus karantina 14 hari, atau sudah keluar hasil PCR dipulangkan,” pungkasnya.

Penulis:Roland
Editor   :Redaksi

Comments
Loading...