Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kasus COVID-19 Kepri Melonjak, Arif Sebut Karena Ada Kluster TKI

*Dalam sehari Kasus Positif Covid-19 Kepri Tambah 87 Kasus

Tim Medis Satgas Covid-19 saat melakukan Uji Swab pada warga.(Foto: Dokumentasi/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kurva kasus COVID-19 di Provinsi Kepulauan Riau mengalami lonjak drastis. Dalam sehari tercatat sebanyak 87 kasus bertambah pada 13 April 2021.

Dari jumlah kasus itu, doi Tanjungpinang bertambah 53 kasus, Batam 32 kasus, dan Bintan 2 kasus. Sementara, Karimun, Lingga, Natuna, dan Anambas nihil dan tidak ada penambahan kasus.

Dengan penambahan itu, secara kumulatif total kasus COVID-19 di Kepri saat ini sebanyak 9.672 kasus.

Sementara untuk kasus sembuh corona juga mengalami penambahan sebanyak 35 orang. Sehingga total kasus sembuh sebanyak 8.952 orang, dan kasus meninggal dunia saat ini 238 orang.

Dengan demikian, jumlah kasus COVID-19 yang aktif dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan karantina mandiri saat ini sebanyak 482 orang.

Ketua Harian Satgas COVID-19 Kepri, TS Arif Fadillah, mengungkapkan terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di Kepri itu terjadi akibat adanya klaster TKI yang baru masuk ke Tanjungpinang.

“Memang yang melonjak itu di Tanjungpinang, itu karena ada klaster TKI yang baru kemarin,” ungkap Arif tanpa me ye itu berapa jumlah TKI yang dideportasi Malaysia itu positif Covid, Rabu (14/4/2021).

Seharusnya, lanjut Arif, klaster TKI tersebut dipisahkan dalam kurva COVID-19 Provinsi Kepri. Mengingat, para TKI yang baru masuk ke Tanjungpinang itu bukan warga Kepri, dan sifatnya hanya mampir sementara.

“Saya sudah minta klaster TKI ini dipisahkan, sama dengan klaster kelud dan imigran kemarin,” ujarnya.

Kendati demikian, Sekdaprov Kepri ini tetap mengimbau kepada seluruh warga Kepri untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan sampai kita abai menerapkan protokol kesehatan, pakai masker dan jaga jarak,” imbau Arif.

Penulis: Ismail
Editor. : Redaksi

Comments
Loading...